Apel Perdana di 2026, Gubernur Melki: Kinerja di Tahun yang Baru ini Harus Lebih Prima Lagi dari Tahun Sebelumnya

Emanuel Melkiades Laka Lena memimpin apel perdana di awal tahun 2026.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – “Setelah libur Natal dan Tahun Baru kemarin, kiranya saya berharap dari seluruh ASN lingkup Pemprov NTT, ada semangat baru, motivasi baru, kinerja dan kondisi yang lebih fit, lebih prima dalam memulai karya dan pengabdian di tahun 2026 bagi masyarakat NTT.”

Demikian disampaikan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena saat memimpin apel perdana di awal tahun 2026, lingkup Pemerintah Provinsi NTT, bertempat di halaman depan Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT, Senin (5/1/2026) pagi.

Apel yang dilaksanakan dalam kondisi cuaca mendung tersebut turut dihadiri oleh Plh. Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Flouri Rita Wuisan, para Staf Ahli Gubernur, para Asisten Sekda serta para Pimpinan Perangkat Daerah lingkup Pemprov NTT.

Gubernur Melki Laka Lena menyebutkan untuk meningkatkan kinerja jajarannya di tahun yang baru ini, akan dilakukan evaluasi berkala kepada para ASN serta Perangkat Daerah yang tentunya hal tersebut akan dilakukan secara objektif melalui berbagai instrumen seperti penataan birokrasi, serta penajaman perencanaan program prioritas baik pusat dan daerah yang menyasar pada wilayah – wilayah tertinggal dengan tingkat angka stunting dan kemiskinan ekstrem yang masih tinggi.

Gubernur Melki juga menegaskan selain penilaian / pemeriksaan internal pemerintah, bahwa perjalanan pemerintahan Melki – Johni sepanjang tahun 2025 hingga ke depannya perlu dievaluasi secara transparan dan objektif salah satunya melalui survei publik serta penulisan dari pihak – pihak dengan berbagai latar belakang sebagai landasan evaluasi dan refleksi kinerja.

“Dan disepanjang tahun 2025 kemarin banyak catatan terhadap kita, ada yang positif, ada juga yang harus kita perbaiki. Dan sebagai tanggung jawab bersama dalam penyelenggaraan pemerintahan Melki – Johni, kami coba mendokumentasikan dalam bentuk buku. Buku perjalanan 67 tahun Provinsi NTT,” ucap Melki.

Gubernur menerangkan, berbagai catatan kritis yang konstruktif terkait kinerja seluruh Perangkat Daerah di setiap sektor juga dimuat dalam buku tersebut sebagai bahan evaluasi dalam penyempurnaan kebijakan dan program-program pembangunan ke depannya.

“Karena buku tersebut merupakan pertanggungjawaban paling ilmiah dimana kita bisa dengar, terima apa adanya berbagai kritik, masukan dan saran dan bisa jadi refleksi bersama untuk kita terkait apa yang telah kita kerjakan disepanjang tahun 2025 dan apa yang akan kita rencanakan di tahun – tahun berikutnya,” tambah Gubernur Melki.

Ia juga menegaskan agar jajarannya dapat terus mengawal dan mengoptimalkan pelaksanaan berbagai program prioritas nasional dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di setiap daerah di NTT sejalan dengan program-program prioritas Pemprov NTT supaya lebih optimal dan punya dampak bagi masyarakat.

“Program – program kemandirian pangan, kemandirian energi, program makan bergizi gratis (MBG), program pendidikan, kesehatan, penguatan koperasi Desa Merah Putih, serta agenda strategis nasional lainnya, tentu harus kita amankan di NTT. Program – program prioritas Pemerintah Provinsi NTT yang telah berjalan juga akan kembali kita review untuk kita pertajam kembali supaya lebih tepat sasaran khususnya bagi wilayah – wilayah paling tertinggal, paling tinggi angka stunting dan kemiskinan ekstrem,” tegas Gubernur Melki.

Dalam amanatnya, Gubernur Melki Laka Lena juga turut menyoroti insiden tenggelamnya kapal di destinasi wisata super premium Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat yang menelan korban warga negara asing asal Spanyol tersebut. Ia menegaskan tim penyelamat gabungan masih akan terus beroperasi dalam melakukan pencarian korban lainnya karena selain aspek kemanusiaan tapi hal tersebut juga menyangkut reputasi Provinsi NTT di level internasional.

“Hal ini menyangkut reputasi NTT dan nama baik bangsa di dunia internasional.  Kita doakan bersama agar seluruh korban bisa ditemukan sesegera mungkin dalam beberapa hari pencarian ini,” jelas Gubernur Melki.

Mengakhiri amanatnya, Gubernur NTT kembali mengajak seluruh ASN untuk  mensyukuri dan menginstrospeksi setiap perjalanan yang telah dilalui sehingga di tahun 2026, setiap pengabdian, kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat bisa lebih maksimal lagi.

“Mari kita jadikan tahun 2025 sebagai pelajaran penting untuk memulai tahun 2026 dengan lebih baik lagi. Mari kita berikan pelayanan, kinerja dan pengabdian terbaik kita bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur.” Jelas Gubernur NTT, Melki Laka Lena.