Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang secara resmi mewisuda 358 lulusan Program Sarjana dan Pascasarjana dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Ke-VII Periode II, yang digelar di Hotel Harper Kupang, Rabu (22/10/2025).
Dalam sambutannya, Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian para wisudawan. Rektor IAKN menjelaskan bahwa pencapaian akademik ini merupakan hasil dari kerja keras, baik dari mahasiswa sendiri maupun dukungan besar dari keluarga.
“Hari ini Bapak, Ibu, Saudara-saudara sekalian layak menerima gelar akademik karena telah menyelesaikan proses studi. Selamat berkarya dan mengabdi bagi masyarakat, demi hormat dan kemuliaan bagi nama Tuhan,” ujarnya.
Rektor IAKN Dr. I Made Suardana juga menyatakan pentingnya menghargai peran orang tua dalam keberhasilan studi para mahasiswa. Beliau mengajak para wisudawan untuk tidak lupa berterima kasih kepada orang tua atau wali masing-masing.
“Setelah wisuda, peluk dan sampaikan terima kasih. Karena mereka telah berjerih lelah membentuk kalian menjadi pribadi berkarakter dan punya daya juang,” tambahnya.
Momen wisuda juga diwarnai dengan kisah pribadi Rektor yang menginspirasi. Rektor IAKN Kupang bercerita bahwa dirinya berasal dari panti asuhan dan menyelesaikan pendidikan hingga jenjang doktoral dengan beasiswa dari para dermawan.
“Saya besar di panti asuhan. Semua pendidikan saya – S1, S2, hingga S3 – saya tempuh lewat beasiswa. Mereka yang mendukung saya adalah orang tua yang Tuhan utus,” tuturnya.
Selain menyampaikan pesan kepada wisudawan, Rektor IAKN Dr. I Made Suardana juga mengapresiasi peran dosen, tenaga kependidikan, dan panitia yang telah mendukung terselenggaranya pendidikan dan acara wisuda ini.
“Bapak-Ibu dosen adalah harapan besar masyarakat. Integritas dan spiritualitas Anda menjadi kebanggaan mahasiswa. Sementara para tendik telah memungkinkan sistem pendidikan berjalan dengan baik,” ucapnya.
Wisuda Sempat Tertunda karena Validasi Data
Dr. I Made Suardana juga menjelaskan alasan di balik penundaan jadwal wisuda, yang awalnya direncanakan pada 29 September 2025. Hal ini terjadi karena proses validasi data pada sistem Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) belum selesai untuk sebagian mahasiswa.
“Wisuda kami tunda karena 21 mahasiswa belum eligible di sistem. Tapi puji Tuhan, hari ini semua sudah valid, dan ijazah akan segera dicetak. Kami tidak ingin merugikan mahasiswa yang akan melamar CPNS atau masuk dunia kerja,” jelasnya.
IAKN Kupang Siap Buka Program PPG
Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga memaparkan rencana pengembangan institusi, termasuk perjuangan untuk membuka Program Pendidikan Profesi Guru (PPG).
“Dua program studi sudah terakreditasi Baik Sekali. Kami berharap akreditasi institusi juga segera keluar. Ini akan membuka peluang pembukaan program PPG, agar guru-guru NTT tak perlu jauh-jauh,” ungkapnya.
IAKN Kupang juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui digitalisasi ruang kelas dan penyediaan Smart TV dan akses internet.
“Kami ingin semua kelas difasilitasi dengan teknologi pendukung agar dosen dan mahasiswa bisa membangun pola pembelajaran yang produktif dan berdampak,” pungkasnya.
Sebagai penutup, Rektor IAKN Kupang menyerahkan para lulusan kepada Ketua Ikatan Alumni, Dr. Simon Kaseh, dan berharap para alumni terus memberi kontribusi untuk kampus dan masyarakat.














