Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur (BPS NTT) merilis perkembangan pariwisata Januari 2026 dalam konferensi pers pada Senin (2/3/2026).
Dalam keterangan konferensi pers, diruang kerjanya, Kepala BPS NTT, Matamira B. Kale, S.Si., M.Si, mengungkapkan jumlah perjalanan wisatawan nusantara di NTT mencapai 920.419 perjalanan atau naik 10,28 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Sebanyak 90,8 persen perjalanan didominasi wisatawan dalam provinsi,” ujarnya singkat.
Ia menjelaskan, pergerakan wisatawan masih dipengaruhi momentum libur keagamaan dan kondisi cuaca pada dua bulan terakhir.
Sementara itu, perjalanan wisatawan mancanegara tercatat 7.559 perjalanan sepanjang Januari 2026. Angka tersebut turun 9,68 persen dibandingkan Desember 2025.
Di sektor perhotelan, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang pada Januari 2026 sebesar 27,70 persen. Angka ini turun 39,47 persen dibandingkan Desember 2025 dan merosot 15,19 persen dibandingkan Januari 2025.
TPK hotel berbintang tertinggi tercatat di Kabupaten Manggarai Barat sebesar 33,22 persen, disusul Sumba Timur 27,86 persen dan Kota Kupang 27,09 persen.
Jumlah tamu hotel berbintang pada Januari 2026 mencapai 38.372 orang, dengan 77,48 persen merupakan wisatawan nusantara. Rata-rata lama menginap tercatat 1,69 malam.
“Wisatawan mancanegara rata-rata menginap dua hingga tiga malam, sedangkan wisatawan nusantara satu hingga dua malam,” kata Matamira.
Adapun TPK hotel non-bintang pada Januari 2026 sebesar 11,63 persen. Angka ini turun 19,62 persen dibandingkan Desember 2025 dan turun 5,72 persen dibandingkan Januari 2025.
TPK hotel non-bintang tertinggi tercatat di Kabupaten Kupang 31,95 persen, Kabupaten Belu 26,26 persen, dan Sumba Timur 18,01 persen.
Jumlah tamu hotel non-bintang mencapai 35.988 orang, dengan 77,8 persen didominasi wisatawan nusantara. Rata-rata lama menginap berkisar satu hingga dua malam.














