Warga Kota Kupang Bergerak! Senam Sehat Jadi Ajang Edukasi Penyelamat Nyawa

Fakta penting di balik detak jantung.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONALYayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar kegiatan Senam Jantung Sehat (SJS) yang berlangsung di Lapangan Volley Nefo Naek, Kota Kupang, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan ini mengajak masyarakat untuk menjaga kebugaran sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan jantung.

Senam dipandu oleh instruktur SJS bersertifikat dan dirangkaikan dengan aktivitas line dance yang menambah semangat peserta. Selain olahraga bersama, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi kesehatan jantung oleh dokter spesialis.

Dalam sesi penyuluhan, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr. Magma Purnawan Putra, Sp.JP (K), menekankan pentingnya pemahaman masyarakat mengenai perbedaan antara serangan jantung dan henti jantung.

Ia menjelaskan bahwa kedua kondisi tersebut sering disalahartikan, padahal memiliki perbedaan mendasar, termasuk dalam penanganannya.

“Serangan jantung itu jantungnya masih berdetak, sedangkan henti jantung adalah kondisi ketika jantung berhenti berdetak sama sekali. Ini penting dibedakan karena tata laksana di rumah juga berbeda,” ujarnya.

Menurut dr. Magma, pengetahuan ini tidak hanya penting bagi pasien, tetapi juga bagi orang-orang di sekitarnya, seperti keluarga dan tetangga, yang berpotensi menjadi penolong pertama saat kondisi darurat terjadi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dalam kondisi normal, jantung manusia berdetak secara terus-menerus, bahkan saat seseorang sedang tidur, dengan frekuensi antara 60 hingga 100 kali per menit.

Dalam konteks aktivitas fisik seperti senam, masyarakat juga diimbau untuk memperhatikan denyut nadi pada setiap tahapan olahraga, mulai dari pemanasan, latihan inti, hingga pendinginan.

Kegiatan Senam Jantung Sehat ini diharapkan dapat menjadi sarana promotif dan preventif untuk menekan risiko penyakit jantung di masyarakat, sekaligus mempererat kebersamaan melalui aktivitas yang menyehatkan.

Yayasan Jantung Indonesia Cabang NTT pun mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan serupa guna membangun gaya hidup sehat sejak dini.