Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL –Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero akan menggelar konser musik dan pementasan teater di tiga kota di Pulau Timor, yakni Kefamenanu, Atambua, dan Kupang. Di sela-sela persiapan agenda akbar tersebut, para peserta konser dan teater itu terlibat dalam kegiatan live-in bersama umat di sejumlah gereja di Kota Kupang.
Usai melangsungkan live-in di Paroki St. Matias Rasul Tofa pada Selasa-Kamis (16-18/06), para Frater dan beberapa mahasiswa awam dari Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero itu melanjutkan aktivitas live- in di Paroki St. Maria Assumpta Kota Baru pada Kamis-Senin (18-22/06).
Selain mempersiapkan diri dengan tekun berlatih menuju konser musik dan pementasan teater, salah satu kegiatan yang dilakukan dalam live-in tersebut ialah pelaksanaan katekese yang menyasar berbagai kelompok umat.
Seperti yang dilakukan di Wilayah Thamrin A pada Jumat (19/06), yakni penyelenggaraan katekese bagi anak-anak anggota Serikat Kepausan dan Remaja Misioner (Sekami). Didampingi oleh Fr. Chiko Bataona, SVD; Fr. Andi Temu, SVD; Fr. Alino Klau, SVD; dan Fr. Bertho Wego, SVD, serta Ketty Udjan, anak-anak dari tiga KUB dalam wilayah tersebut diajak untuk berdoa, bernyanyi, dan belajar bersama sebagai sarana pewartaan akan kasih Allah.
Kepada Radio Tirilolok, Ketua Wilayah Thamrin A, Nikolaus Kewuan memaknai keterlibatan para Frater di wilayahnya sebagai sebuah kegembiraan di tengah umat. Baginya, momentum tersebut menjadi ruang bagi para Frater dan umat untuk saling meneguhkan panggilannya masing-masing. Ia menegaskan bahwa melalui kolaborasi antara Seminaris dan umat, dapat mendorong umat sendiri untuk semakin antusias dalam kegiatan spiritualitas yang kian menyuburkan iman mereka.
Ia berharap bahwa kehadiran Frater dari Serikat Sabda Allah itu akan membuka peluang kepada lebih banyak kongregasi dan biara untuk juga dapat ambil bagian dalam kehidupan bersama umat. Lebih lanjut, ia mengharapkan agar keberadaan para biarawan itu sekaligus menjadi ajang promosi panggilan bagi anak-anak dalam mengenal kehidupan membiara.
Hal senada disampaikan oleh Margaretha Zai Nuwa, pembina Sekami Wilayah Thamrin A yang mendambakan adanya pertumbuhan benih-benih panggilan dalam diri anak-anak Sekami. Ia melihat partisipasi Frater memberikan dampak positif bagi anak-anak yang dewasa ini cenderung terpapar pengaruh media sosial. Diharapkannya agar kelak, anak-anak Sekami Wilayah Thamrin A akan dapat berkontribusi bagi masa depan gereja, bangsa, dan negara. Kepada para Frater, ia berpesan agar tetap setia dalam panggilan dan tugas perutusan ke depan.
Sementara itu salah seorang Frater yang ditemui usai katekese, Fr. Chiko Bataona, SVD mengungkapkan sukacitanya dalam kolaborasi bersama umat Wilayah Thamrin A. Secara khusus, ia mengapresiasi keikutsertaan anak-anak Sekami yang penuh semangat. Kendati diakuinya bahwa masih terdapat kendala tertentu dalam pendampingan Sekami setempat, namun tidak serta merta menghilangkan tekad untuk aktif membimbing anak-anak.
Fr. Chiko menyebut, di samping pelaksanaan katekese bagi anak-anak Sekami, OMK, dan orang dewasa, pihaknya juga akan berperan serta dalam liturgi Ekaristi melalui Koor pada Misa Sabtu sore (20/06) dan Misa ketiga Minggu pagi (21/06).
Adapun Wilayah Thamrin A Paroki St. Maria Assumpta mencakup tiga KUB, yakni KUB St. Benediktus, KUB St. Fransiskus Asisi, dan KUB St. Fransiskus Xaverius.














