Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena mengajak 1.407 mahasiswa baru Poltekkes Kemenkes Kupang Tahun Akademik 2026 menjadi generasi penggerak transformasi kesehatan di NTT.
Ajakan tersebut disampaikan saat memberikan kuliah umum bertema “Mahasiswa sebagai Generasi Penggerak Transformasi Kesehatan di Nusa Tenggara Timur” di Grha Poltekkes Kemenkes Kupang pada Selasa (28/7/2026).
“Mahasiswa kesehatan tidak hanya dituntut menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga harus menjadi teladan dalam membangun perilaku hidup sehat di masyarakat. Jadilah tenaga kesehatan yang jujur, bertanggung jawab, profesional, serta siap mengabdi hingga ke pelosok daerah,” ujar Melki.
Menurut Melki Laka Lena, tenaga kesehatan memiliki peran strategis sebagai edukator, inovator, dan penggerak perubahan perilaku masyarakat. Karena itu, mahasiswa harus memiliki integritas, kemampuan beradaptasi, serta kesiapan untuk memberikan pelayanan kesehatan, termasuk di wilayah yang masih kekurangan tenaga kesehatan.
Melki juga mengingatkan para mahasiswa agar tidak ragu kembali mengabdi di desa setelah menyelesaikan pendidikan. Menurut Melki Laka Lena, pemerataan layanan kesehatan di NTT hanya dapat terwujud apabila tenaga kesehatan bersedia hadir dan melayani masyarakat hingga ke wilayah terpencil.
Sementara itu, Direktur Poltekkes Kemenkes Kupang, Maria Hilaria, S.Si., S.Farm., Apt., M.Si., mengatakan kehadiran Gubernur NTT menjadi motivasi sekaligus inspirasi bagi mahasiswa baru untuk mempersiapkan diri sebagai tenaga kesehatan yang profesional, adaptif, berintegritas, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan kesehatan di daerah.
“NTT masih menghadapi berbagai persoalan kesehatan, seperti stunting, tuberkulosis, malaria, kesehatan ibu dan anak, serta ketimpangan akses layanan kesehatan antarwilayah. Karena itu, mahasiswa harus dipersiapkan menjadi tenaga kesehatan yang kompeten, mampu memanfaatkan teknologi, serta siap mengabdi kepada masyarakat, termasuk di wilayah terpencil, perbatasan, dan kepulauan,” ujarnya.
Maria Hilaria menambahkan, pada Tahun Akademik 2026 Poltekkes Kemenkes Kupang menerima 1.407 mahasiswa baru yang tersebar di tujuh jurusan dan 15 program studi.
Ia berharap seluruh mahasiswa memanfaatkan masa pendidikan dengan sungguh-sungguh agar mampu menjadi tenaga kesehatan yang unggul, berkarakter, dan berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Nusa Tenggara Timur.














