208 Tahun Kapitan Pattimura, Inspirasi Lintas Zaman

Menyatukan kolaborasi membangun flobamorata berkelanjutan.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, bersama istri, Maya Baby Rampen Lewerissa, menghadiri peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke-208 di Alun-Alun Kota Kupang pada Sabtu, (17/5/2025).

Acara HUT Kapitan Pattimura mengangkat tema “Menyatukan Kolaborasi Membangun Flobamorata Berkelanjutan”, dengan subtema “Dengan Semangat Pattimura ke-208, Ayo Bangun NTT Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera dan Berkelanjutan dalam Budaya Maluku di Bumi Flobamorata Tercinta.”

Gubernur Maluku disambut secara adat oleh Bupati Kupang, Yosef Lede, melalui tarian Kataga yang menggambarkan semangat kebersamaan.

Kegiatan dimulai dengan pelepasan peserta lari obor dari Pantai Tedis menuju Alun-Alun Kota Kupang, melibatkan 50 orang.

Masyarakat Maluku yang bermukim di Kota Kupang turut hadir dan menunjukkan antusiasme tinggi sebagai wujud penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan dan perdamaian.

Dalam sambutan, Hendrik Lewerissa menyampaikan bahwa sekecil apa pun kontribusi masyarakat Maluku di Kota Kupang dan NTT, tetap memiliki arti besar dalam membangun bangsa.

Pemerintah Provinsi Maluku menghargai ikatan sosial dan budaya yang terus terjalin antara masyarakat Maluku dan NTT. Menurut Hendrik Lewerissa, di mana pun orang Maluku berada, mereka tetap membawa nilai-nilai moral dan kekuatan sosial yang memperkaya kehidupan berbangsa.

Selanjutnya, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo menyatakan bentuk perjuangan di masa kini yang lebih berfokus pada sektor pendidikan, kesehatan, serta melawan pengaruh negatif di dunia digital dan penyebaran hoaks. Semangat perjuangan masa lalu dianggap masih relevan dan perlu diteruskan oleh generasi muda dalam bentuk yang sesuai dengan tantangan zaman.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT Kapitan Pattimura ke-208, Dr. Ir. Welma Pesu Lima, MP, berharap agar seluruh warga Maluku di NTT turut menjadi pelaku aktif dalam proses pembangunan. Dr. Welma berharap meskipun berdomisili di Kota Kupang, warga Maluku tetap menjadi bagian penting dari Provinsi NTT.

Kapitan Pattimura lahir di Saparua, Maluku, pada (8/6/1783).