Waspada Rabies, Segera Vaksinasi!

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, M.Kes

Kota Kupang , TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL –  Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, M.Kes, mengimbau masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi rabies dan meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan penyakit mematikan ini.

“Warga yang digigit anjing dengan ciri-ciri rabies sudah langsung kami tangani. Ketujuh korban berasal dari Kelurahan Maulafa dan semuanya telah diberikan Vaksin Anti Rabies (VAR) dan Serum Anti Rabies (SAR),” ujarnya dalam wawancara bersama tim Radio TIRILOLOK, Rabu, 27 Agustus 2025, di ruang kerjanya.

Ia menjelaskan, penanganan pertama dilakukan pada 14 Agustus 2025. “Enam korban kami tangani di RSUD SK Lerik, satu lagi dirawat di Puskesmas Penfui. Seminggu kemudian, pada 21 Agustus, mereka sudah mendapat vaksin kedua,” jelasnya.

Menurut drg. Retnowati, saat ini seluruh korban masih dalam pemantauan intensif oleh tim Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P). “Kalau ada yang mulai mengalami kejang, demam, atau rasa tercekik di leher, langsung kami rujuk ke fasilitas kesehatan terdekat. Tapi kalau tidak ada gejala, cukup dipantau dan diperiksa rutin,” terangnya.

Ia juga menambahkan bahwa anjing yang menggigit korban sudah dinyatakan positif rabies berdasarkan pemeriksaan dari tim veteriner Dinas Peternakan Kota Kupang. Namun, pihaknya masih menunggu konfirmasi tambahan dari Dinas Peternakan Provinsi Bali.

“Yang penting, kalau ditangani cepat dan tepat, pasien bisa pulih tanpa gejala klinis yang berat,” tegasnya.

Pemerintah Kota Kupang kini terus mendorong vaksinasi rabies untuk manusia dan hewan peliharaan sebagai langkah pencegahan.

“Dapatkan vaksin di fasilitas kesehatan terdekat. Jangan tunggu sampai gejala muncul,” ujarnya mengingatkan.

Untuk mendukung penanganan kasus, Dinas Kesehatan Kota Kupang telah menyiapkan 420 vial VAR di Instalasi Farmasi Kesehatan (IFK), serta ratusan lainnya yang tersebar di puskesmas, antara lain:

Puskesmas Pasir Panjang: 115 vial

Puskesmas Sikumana: 25 vial

Puskesmas Oesapa: 20 vial

Puskesmas Oebobo: 20 vial

Puskesmas lainnya: 7–16 vial

Sementara untuk Serum Anti Rabies (SAR), tersedia 10 vial di IFK, ditambah:

Pasir Panjang: 5 vial

Penfui: 4 vial

Penkase: 3 vial

Alak: 2 vial