IPK 3,91, Melani Buktikan Prestasi Lahir dari Ketekunan Tanpa Henti

Dari Rasa Penasaran hingga Lulusan Terbaik UNDANA.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Ketekunan dan konsistensi menjadi kunci keberhasilan Melania Jedia Hawa atau yang akrab disapa Melani, lulusan terbaik Universitas Nusa Cendana (UNDANA) Kupang periode Wisuda Desember 2025 dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,91.

Hal tersebut disampaikan Melani dalam program Gen-Z Bicara yang disiarkan Radio TIRILOLOK dengan tema “Berprestasi Tanpa Henti”, Rabu, (14/1/2026), bertempat di Studio Radio TIRILOLOK.

Dalam dialog interaktif tersebut, Melani mengungkapkan bahwa pilihannya menempuh pendidikan di Program Studi Ilmu Komunikasi UNDANA berawal dari rasa penasaran.

“Awalnya saya memilih Ilmu Komunikasi karena penasaran. Waktu itu belum benar-benar paham, tapi saya merasa bidang ini dekat dengan minat dan latar belakang saya,” ujar Melani.

Seiring berjalannya waktu, ketertarikan tersebut tumbuh dan mendorongnya untuk menekuni Ilmu Komunikasi secara lebih serius. Ia menyebutkan bahwa lingkungan akademik UNDANA turut membantunya menemukan arah dan minat yang jelas.

Program Studi Ilmu Komunikasi UNDANA sendiri memiliki empat konsentrasi, yakni Public Relations (PR), Jurnalistik, Media Digital, dan Studi Budaya. Dari keempat pilihan tersebut, Melani mantap memilih konsentrasi Jurnalistik.

“Saya memilih Jurnalistik karena sejak lama mencintai dunia tulis-menulis. Saya punya mimpi menjadi penulis, bahkan sastrawan, dan jurusan ini sangat mendukung mimpi itu,” katanya.

Melani menilai perjalanan akademiknya selama empat tahun tidak hanya berfokus pada pencapaian nilai, tetapi juga proses pembentukan karakter.

“Banyak pelajaran berharga yang saya dapatkan, bukan hanya soal akademik, tetapi juga soal disiplin, tanggung jawab, dan cara berpikir kritis,” ungkapnya.

Menurut Melani, prestasi yang diraih tidak datang secara instan, melainkan melalui proses panjang yang menuntut konsistensi dan ketekunan tanpa henti.

Keberhasilannya meraih predikat lulusan terbaik menjadi bukti bahwa kerja keras, kesabaran, dan keberanian untuk terus belajar mampu mengantarkan generasi muda pada prestasi gemilang.