Bangun Generasi Emas, PISMA UNWIRA Kupang Perkuat Ekosistem Ilmiah dan Seni

Get to Know PISMA UNWIRA: Panggung Kreativitas Ilmiah dan Seni Mahasiswa.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Radio TIRILOLOK menggelar program Gen-Z Bicara bertema “Get to Know PISMA UNWIRA: Panggung Kreativitas Ilmiah dan Seni Mahasiswa” pada Rabu, (1/4/2026). Talkshow tersebut menghadirkan Samudra Seran sebagai Ketua Panitia PISMA UNWIRA Kupang, bersama Dion Seran selaku anggota panitia, di Studio Radio TIRILOLOK.

Dalam dialog interaktif, Samudra Seran mengatakan bahwa Pekan Ilmiah dan Seni Mahasiswa (PISMA) merupakan ajang pengembangan kreativitas mahasiswa yang kini terbuka hingga tingkat internasional.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diinisiasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandira dan tahun ini menandai satu dekade penyelenggaraan.

“PISMA menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi, baik di bidang akademik maupun seni, dengan jangkauan yang semakin luas hingga level internasional,” ujarnya.

Mengusung tema “Golden Horizon” atau Cakrawala Emas, PISMA tahun ini berfokus pada sinergi inovasi global dan teknologi berbasis kearifan lokal. Menurut Samudra, tema tersebut mencerminkan upaya menghadirkan kolaborasi antara perkembangan teknologi dan nilai-nilai lokal.

Ia menambahkan, penyelenggaraan tahun ini menghadirkan sejumlah pembaruan, di antaranya pelibatan pelaku UMKM Kota Kupang sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi kreatif. Selain itu, Unit Kegiatan Mahasiswa juga dilibatkan dalam berbagai penampilan untuk memperkaya rangkaian acara.

“Kolaborasi dengan UMKM dan UKM diharapkan mampu menciptakan ekosistem kreatif yang inklusif,” katanya.

Rangkaian kegiatan PISMA juga akan ditutup dengan talkshow yang menghadirkan entrepreneur muda Nusa Tenggara Timur, mahasiswa berprestasi tingkat internasional, serta alumni yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri. Sesi ini dirancang sebagai wadah berbagi pengalaman dan strategi pengembangan diri.

Sementara itu, Dion Seran mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam kepanitiaan PISMA didorong oleh keinginan untuk memperluas pengalaman dan jaringan.

“PISMA adalah kesempatan untuk belajar dan mengembangkan diri, terutama selama masa awal perkuliahan,” ujarnya.

Ia mengaku tertarik bergabung setelah melihat informasi rekrutmen panitia dengan kuota terbatas. Meski memiliki pengalaman kepanitiaan yang minim, hal tersebut tidak menjadi penghalang untuk mencoba.

“Pengalaman di divisi acara sebelumnya menjadi modal awal, meskipun akhirnya saya ditempatkan di divisi baru yang justru menjadi tantangan untuk berkembang,” katanya.

PISMA X dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 23 Mei 2026.