Komunitas SAMBA Kupang Gaungkan Semangat Berbagi Lewat Solidaritas Anak Muda

Melalui berbagai kegiatan sosial, SAMBA berupaya menghadirkan dampak nyata sekaligus menumbuhkan rasa empati di kalangan generasi muda.

Komunitas SAMBA (Sahabat Muda Berbagi) berbagi kepada anak-anak yang membutuhkan

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONALSemangat kepedulian sosial di kalangan generasi muda terus bertumbuh. Hal ini tercermin dari kehadiran Komunitas SAMBA (Sahabat Muda Berbagi) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, yang menjadikan aksi sosial dan kebersamaan sebagai fondasi utama gerakan mereka.

Komunitas yang digerakkan oleh anak-anak muda ini hadir sebagai wadah untuk menyalurkan kepedulian terhadap sesama, khususnya masyarakat yang membutuhkan. Melalui berbagai kegiatan sosial, SAMBA berupaya menghadirkan dampak nyata sekaligus menumbuhkan rasa empati di kalangan generasi muda.

Logo SAMBA sendiri sarat makna. Dua figur manusia yang saling merangkul melambangkan kebersamaan, persahabatan, serta semangat saling mendukung antar anak muda. Simbol hati di bagian tengah mencerminkan kasih, kepedulian, dan ketulusan dalam berbagi, yang menjadi inti dari gerakan komunitas ini. Sementara bentuk lingkaran menggambarkan persatuan dan rasa kekeluargaan yang erat di antara para anggota.

Perpaduan warna dalam logo pun memiliki filosofi tersendiri. Warna biru melambangkan kepercayaan dan kebersamaan, oranye mencerminkan semangat dan energi anak muda, sedangkan merah pada simbol hati merepresentasikan cinta dan kepedulian. Keseluruhan elemen ini menunjukkan karakter SAMBA sebagai komunitas yang aktif, hangat, dan dapat dipercaya.

Wakil Ketua Komunitas SAMBA Kupang, Charles Ibrahim Dia, menegaskan bahwa komunitas ini dibangun atas dasar solidaritas dan kepedulian yang tulus.
“SAMBA hadir sebagai ruang bagi anak muda untuk bergerak bersama, saling menguatkan, dan berbagi dengan hati. Kami ingin menumbuhkan semangat kepedulian sosial yang nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Komunitas SAMBA, Doni Fidelis Salmon. Ia mengungkapkan, dalam waktu dekat komunitas ini akan mulai merealisasikan program sosial berikutnya, setelah sebelumnya berbagi di Kelurahan Fatukoa.

“Dalam satu hingga dua bulan ke depan, kami merencanakan aksi sosial berupa pembagian alat tulis bagi siswa yang akan memasuki tahun ajaran baru. Ini menjadi langkah awal kami untuk terus hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya di Sekretariat SAMBA Kupang, Jumat (10/4/2026).

Secara visi, SAMBA ingin menjadi komunitas anak muda yang peduli, solid, dan aktif berbagi demi menciptakan perubahan positif di masyarakat. Misi yang diusung antara lain menumbuhkan kepedulian sosial, menggelar aksi berbagi secara rutin, memperkuat solidaritas anggota, serta menjadi wadah kreativitas dan aksi nyata generasi muda.

Adapun tujuan utama komunitas ini adalah membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu, meningkatkan empati anak muda, serta membangun generasi yang aktif, peduli, dan inspiratif. Selain itu, SAMBA juga berkomitmen menjalin hubungan baik dengan berbagai pihak guna menciptakan gerakan sosial yang berkelanjutan.

Dengan semangat kebersamaan dan ketulusan, SAMBA berharap dapat menjadi bagian dari solusi sosial di tengah masyarakat, sekaligus menginspirasi lebih banyak anak muda untuk terlibat dalam aksi nyata berbagi.