Umat Katolik Apresiasi Expo Panggilan Hidup Bakti se-Kota Kupang

Selain stand pameran dari sejumlah komunitas religius yang memperkenalkan tentang spiritualitas dan karya misinya masing-masing, Expo Panggilan itu juga diisi dengan sejumlah kegiatan, di antaranya ialah pementasan seni dan budaya, serta talkshow dan sharing panggilan.

Pentas Seni dari SEKAMI dalam Expo Panggilan Hidup Bakti se-Kota Kupang

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Penyelenggaraan Expo Panggilan Hidup Bakti se-Kota Kupang yang digelar oleh Gereja Katolik Paroki St. Fransiskus Asisi BTN Kolhua memasuki hari kedua pada Kamis (30/04).

Selain stand pameran dari sejumlah komunitas religius yang memperkenalkan tentang spiritualitas dan karya misinya masing-masing, Expo Panggilan itu juga diisi dengan sejumlah kegiatan, di antaranya ialah pementasan seni dan budaya, serta talkshow dan sharing panggilan.

Tidak hanya para pelaku hidup bakti, umat dari berbagai kelompok usia dan latar belakang juga antusias menghadiri Expo yang sudah memasuki tiga tahun pelaksanaannya itu.

Alfons Making, anggota Komunitas Leko menilai bahwa Expo tersebut memberikan dampak yang baik bagi anak-anak, ramaja, dan orang muda, untuk mendapatkan inspirasi dalam mengenali dan mendalami karya pelayanan hidup bakti.

Baginya, Expo tersebut menjadi ruang bagi umat untuk mendengarkan kisah para biarawan/biarawati dalam melakonkan panggilan religiusnya, sehingga dapat menjadi pendorong bagi generasi penerus Gereja ke depan.

Sementara itu, seorang mahasiswi Sekolah Tinggi Pastoral Keuskupan Agung Kupang (STIPAS KAK), Theresia Lipat Pira mengungkapkan kegembiraannya dapat mengikuti Expo Panggilan yang disebutnya sebagai momentum untuk saling menguatkan dan meneguhkan panggilan satu sama lain.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa keikutsertaannya dalam kegiatan itu menjadi peluang baginya untuk memperluas relasi dengan pelaku hidup bakti yang berkarya dalam berbagai bidang pelayanan, sehingga dapat memungkinkan adanya kolaborasi di kemudian hari.

Goris Takene, umat Paroki St. Fransiskus Asisi BTN Kolhua mengapresiasi terselenggaranya Expo Panggilan yang melibatkan sejumlah komunitas hidup bakti itu. Ia menilai, kegiatan itu menjadi kesempatan strategis bagi Gereja untuk mempromosikan panggilan hidup melalui berbagai komunitas religius.

Ia juga mengharapkan agar Expo tersebut menjadi wadah bagi kaum muda untuk menghidupkan benih-benih panggilan dalam diri mereka sehingga perkembangan Gereja kian bertumbuh baik dari waktu ke waktu.

Adapun Expo Panggilan bertema “Mendengar Suara Tuhan di Tengah Arus Media Digital” itu diikuti oleh beberapa komunitas hidup bakti, antara lain SVD, SSpS, OHFS, OMJM, CB, ALMA, dan CMF.