Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Senatus Maria Diangkat ke Surga Kupang merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 dengan mengusung tema “Kelahiran yang Membawa Sukacita dan Misi”, Selasa, (8/9/2026), di Paroki Santo Yoseph Naikoten, Kota Kupang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama Koronka Kerahiman Ilahi dan doa Tesera Bunda Maria, kemudian dilanjutkan dengan Misa syukur yang dipimpin Pastor Paroki Santo Yoseph Naikoten, Romo Jhon Rusae.
Dalam homilinya, Romo Jhon Rusae mengajak para legioner menjadikan momentum ulang tahun sebagai kesempatan untuk memperbarui komitmen iman dan pelayanan.
Ia mengatakan, sukacita perayaan bukan hanya karena usia Senatus Kupang yang memasuki tahun ketujuh, tetapi juga karena kesetiaan Tuhan yang terus menyertai perjalanan Legio Maria.
Menurut Romo Jhon Rusae, Maria menjadi teladan utama bagi para legioner karena membuka hati terhadap kehendak Allah dan taat melaksanakannya.
“Ketika kita membuka hati pada suara Tuhan dan taat pada kehendak-Nya, Tuhan mempergunakan kita untuk menyalurkan rahmat dan kasih,” demikian inti pesan Romo Jhon Rusae dalam homilinya.
Ia juga mengingatkan para legioner agar tetap setia menjalankan tugas kerasulan, terutama melalui pertemuan presidium dan pelayanan kepada masyarakat.
Kerasulan Legio Maria, lanjutnya, diharapkan mampu membawa damai bagi keluarga yang mengalami keretakan, mendekatkan kembali keluarga yang jauh dari Gereja, serta membantu banyak orang mengalami kasih dan rahmat Tuhan.
Romo Jhon Rusae turut menyampaikan apresiasi kepada keluarga para legioner yang selama ini memberikan dukungan terhadap tugas dan pelayanan mereka.
Ia juga mengajak para anggota Legio Maria untuk melakukan evaluasi diri serta memohon pengampunan atas tugas-tugas kerasulan yang belum dijalankan dengan baik.
Sementara itu, Ketua Senatus Maria Diangkat ke Surga Kupang, Maria Dolorosa Badjowawo, mengatakan 8 September menjadi momentum penting karena tidak hanya memperingati kelahiran Bunda Maria, tetapi juga hari lahir Senatus Kupang.
“Senatus Kupang lahir pada 8 September 2019 melalui peningkatan status dari Regia menjadi Senatus,” ujarnya dalam wawancara bersama Radio TIRILOLOK.
Maria Dolorosa Badjowawo menegaskan, kesetiaan kepada Bunda Maria menjadi bagian penting dalam kehidupan seorang legioner. Salah satunya diwujudkan melalui doa Tesera yang di dalamnya terdapat doa Rosario dan menjadi bagian dari kewajiban anggota Legio Maria.
Memasuki usia tujuh tahun, ia berharap Legio Maria di wilayah Senatus Kupang semakin berkembang. Wilayah pelayanan Senatus Kupang mencakup seluruh Nusa Tenggara Timur, sehingga pengembangan organisasi terutama di Flores, Sumba, dan wilayah kepulauan lainnya menjadi salah satu harapan ke depan.
Berdasarkan keterangan Badjowawo, jumlah anggota Legio Maria di wilayah NTT saat ini mencapai sekitar 29.674 orang.
Perayaan HUT ke-7 Senatus Maria Diangkat ke Surga Kupang tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen legioner dalam doa dan kerasulan, sekaligus membawa sukacita, damai, dan kasih Tuhan bagi masyarakat.














