NYD III Jadi Wadah Orang Muda Katolik Ambil Bagian dalam Kehidupan Menggereja

Orang Muda Katolik Membangun Gereja Nusra

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Orang Muda Katolik (OMK) didorong untuk semakin aktif mengambil bagian dalam kehidupan menggereja.

Hal tersebut menjadi salah satu fokus dalam pelaksanaan Nusra Youth Day (NYD) III yang mempertemukan orang muda Katolik dari sembilan keuskupan di wilayah Region Nusa Tenggara dan Bali.

Hal tersebut disampaikan Mhey Maria, Delegasi KAK dalam Nusra Youth Day III, saat menjadi narasumber dalam program Generasi Z Bicara yang digelar Radio TIRILOLOK di Studio Radio TIRILOLOK, Rabu (7/10/2026).

Dalam dialog interaktif bertajuk “Orang Muda Katolik Membangun Gereja Nusra” tersebut, Mhey menjelaskan bahwa NYD tidak hanya menjadi ruang bagi orang muda untuk mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, tetapi juga mendorong mereka terlibat secara aktif dalam kepanitiaan.

Menurutnya, keterlibatan orang muda menjadi bagian penting dalam menyukseskan pelaksanaan NYD III. Partisipasi tersebut sekaligus menjadi bentuk nyata kontribusi orang muda dalam kehidupan menggereja.

NYD III dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 5 Juli 2026 di Keuskupan Maumere. Kegiatan ini merupakan pelaksanaan ketiga setelah sebelumnya digelar di Keuskupan Weetebula dan Keuskupan Agung Kupang pada 2018.

Pelaksanaan NYD sempat mengalami penundaan akibat pandemi COVID-19 dan bencana erupsi Gunung Lewotobi. Kondisi tersebut menyebabkan agenda yang sebelumnya direncanakan pada 2020 dan 2021 mengalami perubahan jadwal.

Nusra Youth Day merupakan pertemuan orang muda Katolik dari sembilan keuskupan di wilayah Region Nusa Tenggara dan Bali. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bergilir di setiap keuskupan sebagai momentum perjumpaan orang muda Katolik dalam lingkup regional.

Mhey mengatakan, NYD menjadi ruang bagi orang muda Katolik untuk berkumpul, berbagi pengalaman, saling mendengarkan, serta menyampaikan pandangan mengenai keberadaan dan peran orang muda dalam kehidupan menggereja.

Berbagai pengalaman dan tantangan yang dihadapi orang muda, termasuk hal-hal positif maupun negatif, menjadi bahan refleksi dan evaluasi bersama.

Refleksi tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kebutuhan orang muda sekaligus menjadi bahan pertimbangan bagi gereja di tingkat regional.

Melalui NYD III, orang muda Katolik diharapkan semakin aktif mengambil bagian dalam kehidupan menggereja.

Keterlibatan tersebut tidak hanya diwujudkan melalui keikutsertaan dalam kegiatan gerejawi, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam membangun Gereja di wilayah Nusa Tenggara dan Bali.