Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Pekan temu akbar Orang Muda Katolik (OMK) se-Keuskupan Agung Kupang yang bertajuk Diocese Youth Day (DYD) 2024 telah usai digelar pada Senin-Jumat (1-5/7) bertempat di Gereja Paroki St. Gregorius Agung Oeleta.
Para perwakilan anggota OMK dari 44 kontingen, yang mencakup 35 paroki dan 9 kuasi paroki di wilayah Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Sabu Raijua, Rote Ndao, dan Alor itu mengikuti sejumlah program kegiatan, antara lain seminar, bakti sosial, pentas seni, dan parade budaya.
Dalam perayaan ekaristi penutupan DYD pada Jumat (5/7), Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Agung Kupang (KAK), RD Krispinus Saku selaku selebrans utama, mengibaratkan orang muda sebagai pemenang zaman ini. Ia mengingatkan para peserta untuk mampu menaklukkan zaman dan gejolak negatif karena orang muda sudah belajar menyimak dialektika dan problematika kehidupan ini.
Disebutkannya bahwa orang muda telah menyaring dan menimbang berbagai isu kehidupan dengan bijaksana dan orang muda adalah perubah zaman ini dengan dampak-dampak positif yang mereka miliki. Karena itu ia berharap agar orang muda tidak sampai kehilangan jati diri sebagai pemenang, lantaran dinodai oleh erosi dan gejolak negatif zaman ini.
Lebih lanjut, RD Kris mengatakan bahwa kegiatan DYD merupakan kesempatan untuk gereja, khususnya untuk Keuskupan Agung Kupang dalam memperkuat sistim penyaringan diri. Ia mengajak orang muda untuk perlu berbenah dan berubah guna berbuah dan berdampak secara positif untuk gereja dan bangsa ini.
Ia turut mengajak orang muda untuk mensyukuri berkat atas panggilan untuk menjadi orang-orang yang dapat menyumbangkan sesuatu untuk gereja dan untuk bangsa, dari latar etnis dan budaya yang berbeda. Ia menekankan bahwa dari keragaman asal, ciri dan keterampilan orang muda, mereka hendaknya sanggup melukis indahnya kesatuan rasa dan sanggup berdampak baik bagi orang lain.
Adapun DYD KAK akan kembali digelar pada tahun 2027 mendatang di Paroki Santa Maria Mater Dei Oepoli.














