Pastor Ebed Meninggalkan Jejak Mendalam di Hati Umat

Misa Requiem untuk mendoakan arwah Pastor Emanuel Bere Damian.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Misa Requiem dipimpin oleh Vikjen Keuskupan Agung Kupang, Romo Kripinus Saku untuk mendoakan arwah Pastor Emanuel Bere Damian pada Senin, (21/10/2024), di Gereja Paroki Sta. Familia Sikumana.

Dalam homilinya, Vikjen Keuskupan Agung Kupang, Romo Krispinus Saku, menyampaikan bahwa banyak orang memiliki pendapat menarik tentang Pastor Ebed, yang menginspirasi dan bermakna. Beliau meninggal di usia 81 tahun, yang mendekati 82 tahun.

Romo Krispinus Saku juga menjelaskan setiap seminaris, yang saling mengenal karakter satu sama lain setelah bertahun-tahun bersama. Pastor Ebed, atau Emanuel Bere Damian, dikenal sebagai sosok yang sejuk, akrab, dan berwibawa.

Vikjen Keuskupan Agung Kupang menambahkan Pastor Ebed memiliki panggilan yang kuat untuk menjadi seorang pastor. Jika ada yang memanggilnya tanpa sebutan pastor, Pastor Ebed seolah tidak mendengar. Hal ini mencerminkan makna panggilan yang diemban Pastor Ebed sebagai seorang gembala yang perjalanan hidupnya panjang dan penuh makna, hingga berakhir di Gereja Katolik Stasi Santo Petrus Haukoto, Paroki Santa Familia Sikumana. Dikenal sebagai salah satu pastor pertama di Paroki Santa Familia Sikumana, Pastor Ebed menutup siarah hidup dan tugasnya sebagai gembala dan imam.

Pastor Ebed lahir pada (9/12/1942) dan wafat pada (20/10/2024).