Badai Menghalangi Takbiran Laut SNNU NTT pada Idul Fitri

Wakil Wali Kota Kupang Apresiasi Semangat Panitia Takbiran Laut yang Gagal.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) NTT mengadakan acara Gema Takbiran Laut dalam rangka menyambut Idul Fitri 1446 Hijriah, namun kondisi cuaca yang tidak mendukung mengakibatkan ombak laut tidak stabil.

Akibatnya, kegiatan takbiran laut yang direncanakan pada Minggu, (30/3/2025), di lokasi Wisata Kuliner Kelapa Lima terpaksa dibatalkan.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, mengungkapkan, meskipun cuaca pada malam itu tidak memungkinkan, semangat dan kerja keras panitia telah membawa acara takbiran laut terlaksana dengan baik.

Meskipun takbiran laut tidak dapat dilaksanakan, umat Muslim tetap dapat berkumpul dengan penuh sukacita untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

Sementara itu, Ketua SNNU NTT, Angki Laane, menjelaskan kepada wartawan bahwa cuaca buruk yang menyebabkan pembatalan acara takbiran laut di luar dugaan.

Banyak kapal yang telah dipersiapkan untuk mengikuti takbiran laut, namun kondisi gelombang besar dan angin kencang pada waktu tersebut menghalangi rencana tersebut.

Ketua SNNU NTT juga menambahkan, cuaca di bulan-bulan seperti biasanya lebih tenang, meskipun terkadang ada badai atau kondisi cuaca ekstrem lainnya.

Menurut Pantauan BMKG, gelombang laut di beberapa perairan NTT berada dalam kategori sedang, dengan ketinggian antara 1,25 hingga 2,5 meter, dan angin dominan bertiup dari arah barat laut hingga utara dengan kecepatan antara 6 hingga 30 knot.