Desron Ungkap Rahasia Konten Viral dan Pentingnya Konsistensi bagi Kreator Muda

Kehadiran Desron di Radio TIRILOLOK diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk memanfaatkan media digital sebagai ruang berkarya.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Ketua Adat sekaligus influencer Kota Kupang, Desron I. Gusti Paut atau yang akrab disapa Desron, membagikan pengalaman membangun karier sebagai kreator konten kepada peserta magang Radio TIRILOLOK, Kamis (23/7/2026).

Dikenal melalui konten yang memadukan humor dengan pesan budaya, Desron secara konsisten mempromosikan kekayaan budaya Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan mengenakan pakaian adat, kain tenun, syal, hingga sarung khas NTT dalam setiap penampilannya.

Kehadiran Desron di Radio TIRILOLOK diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk memanfaatkan media digital sebagai ruang berkarya sekaligus melestarikan identitas budaya daerah.

Dalam pemaparannya, Desron menjelaskan bahwa perjalanan sebagai kreator konten dimulai dengan mempromosikan destinasi wisata dan budaya NTT melalui media sosial. Berbagai potensi daerah, mulai dari kampung adat hingga objek wisata, diperkenalkan secara konsisten sehingga semakin dikenal masyarakat luas.

Saat TikTok mulai hadir di Indonesia pada 2017, Desron melihat peluang di tengah anggapan sebagian masyarakat yang masih memandang platform tersebut sebagai media hiburan semata. Melalui konten bernuansa budaya, jangkauan audiens terus berkembang hingga mendapat perhatian dari berbagai daerah, termasuk Maluku dan Papua.

Perjalanan tersebut membawa Desron menghadiri kegiatan adat bakar batu di Timika, Papua, pada 2018. Dalam kesempatan tersebut, sejumlah kepala suku memberikan penghormatan dengan menyematkan nama “Tua Adat” sebagai identitas yang kemudian digunakan di media sosial.

Desron mengakui perjalanan menuju kesuksesan tidak berlangsung instan. Masa-masa dengan jumlah penonton yang sedikit, siaran langsung yang sepi, hingga konten yang minim respons menjadi bagian dari proses membangun karier sebagai kreator digital.

Momentum besar datang pada 2022 ketika salah satu konten bertema Lebaran ditonton sekitar 35 juta kali di Facebook. Sejak saat itu, berbagai peluang kolaborasi dan kerja sama mulai berdatangan.

Menurut Desron, konsistensi menjadi kunci utama dalam membangun konten. Kreator perlu menjaga jadwal unggahan, mempelajari waktu terbaik untuk mengunggah konten, serta memahami pola algoritma yang berbeda pada setiap akun.

Selain mempromosikan budaya dan pariwisata, Desron juga mengembangkan podcast dengan konsep turun langsung ke desa untuk mengangkat cerita dari tokoh adat dan masyarakat. Aktivitas lain yang dijalankan meliputi pelatihan kreator konten serta promosi berbagai destinasi wisata di NTT.

Pada sesi penutup, Desron membagikan strategi membuat konten yang menarik perhatian. Tiga detik pertama menjadi penentu agar penonton bertahan, tujuh detik berikutnya menentukan minat melanjutkan tayangan, sedangkan lima belas detik selanjutnya menjadi momen penting untuk mendorong interaksi melalui komentar, tanda suka, maupun keputusan mengikuti akun.

Untuk itu, konsistensi, kreativitas, dan kesabaran merupakan fondasi utama untuk berkembang sebagai kreator konten sekaligus memperkenalkan budaya daerah kepada khalayak yang lebih luas.