Dukung Keberlanjutan Keanekaragaman Hayati di NTT, Prodi Biologi UNWIRA Gencarkan Penelitian dan Pengabdian

Keunggulan Prodi Biologi dapat dilihat berdasarkan visi prodi itu sendiri, yakni menjadi Prodi Biologi yang modern dan kontekstual dengan selalu mengikuti perkembangan zaman.

Kiri : Kaprodi Biologi UNWIRA, Chatarina Gradict Semiun, S.Si., M.Si. Kanan : Sekprodi Biologi UNWIRA, Yulita Iryani Mamulak, S.Si., M.Sc.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang, salah satu perguruan tinggi di NTT yang berkiprah selama lebih dari 43 tahun, telah menghasilkan ribuan lulusan dari berbagai program studi (prodi) dan fakultas, yang kini berkarya dalam aneka bidang pelayanan.

Salah satu prodi yang terus menunjukkan eksistensinya sampai saat ini ialah Prodi Biologi pada Fakultas Sains dan Teknologi (FST).

Prodi Biologi didirikan pada tahun 1995, menjadi bagian dari  Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Pada tahun 2023, FMIPA berganti nama menjadi Fakultas Sains dan Teknologi (FST) untuk mewadahi sebuah prodi baru, yaitu Prodi Teknologi Pangan.

Dalam penyelenggaraannya, sejak tahun 1995 telah dilakukan sejumlah prosedur akreditasi pada Prodi Biologi. Proses pertama hingga ketiga menghasikan Akreditasi C, sementara proses keempat menghasilkan Akreditasi B dan yang kelima menghasilkan Akreditasi B+ yang berlaku hingga 2028 mendatang.

Kepada Radio Tirilolok, Kaprodi Biologi, Chatarina Gradict Semiun, S.Si., M.Si yang didampingi Sekprodi, Yulita Iryani Mamulak, S.Si., M.Sc memaparkan  visi dan misi prodi tersebut.

Dengan mengusung visi, “Menjadi Program Studi Biologi yang unggul dan kreatif , modern dan kontekstual, berdaya saing global dan berakar pada budaya lokal dan berdasarkan nilai – nilai Kristiani”, Prodi  Biologi diharapkan menjadi unggul dalam hal pembelajaran, lewat penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk menghasilkan lulusan yang memiliki nilai dan kualitas baik.

Untuk mencapai visi itu, Prodi Biologi mengaplikasikan sejumlah misi, yakni menyelenggarakan pembelajaran berkualitas dalam bidang Biologi modern dan kontekstual berdasarkan standar mutu pendidikan yang berlaku; menyelenggarakan pendidikan, kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang berkualitas dalam bidang Biologi; mengembangkan tata kelola yang profesional dan meningkatkan mutu Tri Dharma Perguruan Tinggi; mengembangkan dialog yang terbuka dan membangun jejaring kerja sama; serta mengembangkan kualitas kegiatan reguler dan ekstrakurikuler  berdasarkan nilai kebangsaan dan nilai kinerja.

Dari visi dan misi tersebut,  tujuan dari Prodi Biologi yaitu menghasilkan lulusan yang berkualitas dan memiliki kemampuan penguasaan dan penerapan IPTEK  berdasarkan konsep Biologi modern, dengan menghasilkan penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang bermutu dalam bidang Biologi modern maupun kontekstual.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Prodi Biologi mengembangkan tata kelola yang profesional dan bermutu, menjalin kerja sama yang strategis dan berkelanjutan dengan berbagai pihak berdasarkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dan menghasilkan lulusan yang berkarakter nilai kebangsaan dan nilai Kristiani.

Lebih lanjut, keunggulan Prodi Biologi dapat dilihat berdasarkan visi prodi itu sendiri, yakni menjadi Prodi Biologi yang modern dan kontekstual dengan selalu mengikuti perkembangan zaman.

Kaprodi dan Sekprodi Biologi menguraikan bahwa Prodi Biologi secara khusus mempelajari ilmu fisiologi, keanekaragaman hayati, evolusi, biologi molikuler , mikro biologi , lingkungan dan bioetika yang bersifat kontekstual, nyata dan relevan dengan kondisi masyarakat NTT yang berpengaruh pada konservasi di NTT, khusunya di bidang keanekaragaman hayati.

Untuk mendukung pembelajaran itu, terdapat dua konsentrasi pada Prodi Biologi, yaitu Bio Manajemen dan Bio Proses. Bio Manajemen fokus mempelajari tentang konservasi lingkungan, sementara Bio Proses memperhatikan pengolahan dan pemanfaatan sumber daya alam atau keanekaragaman hayati.

Tak hanya itu, pola pembelajaran pada Prodi Biologi untuk membentuk karakter mahasiswa bersifat kolaboratif, yakni dengan melibatkan mahasiswa pada pembelajaran berbasis riset atau penelitian, pembelajaran berbasis proyek dan penerapan nilai – nilai Kristiani. Melalui metode tersebut, diharapkan para mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga menghasilkan proyek sesuai dengan kurikulum yang berlaku berdasarkan standar nasional dan Asosiasi Biologi Indonesia. Hasil proyek tersebut dapat menjadi acuan untuk menilai keterampilan, sikap dan pengetahuan mahasiswa, sehingga dapat menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap bekerja.

Hal itu terbukti melalui sebaran lulusan yang telah berkarier dalam beragam sektor, di antaranya ialah kewirausahaan, pemerintahan, penelitian, lingkungan hidup, kesehatan, pertanian, hingga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Pada penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi di wilayah NTT, Prodi Biologi fokus pada keanekaragaman hayati, pengolahan dan pemanfaatan sumber daya, yang tertuang dalam skema pendidikan, penelitian dan pengabdian.

Dalam bidang penelitian, fokus utama terletak pada keanekaragaman hayati, dengan berkolaborasi lintas pihak, seperti melakukan ekspedisi keanekaragaman hayati Provinsi NTT. Dalam bidang pendidikan, setiap mata kuliah dipastikan melalui perencanaan dan tujuan akhir dari proses perkuliahan dengan adanya metode proses, yakni membagi mahasiswa ke dalam kelompok – kelompok kecil , membuat penelitian kecil, dan hasilnya akan disampaikan dan didiskusikan bersama dosen. Dalam proyek itu, diharapkan mahasiswa menghasikan produk, misalnya tepung pisang, tempe, jamu, dan teh. Proyek lain adalah pengolahan sampah, dengan menciptakan eko enzim yang direalisasikan manfaatnya bagi masyarakat melalui kerangka pengabdian dalam kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata).

Meski sampai saat ini Prodi Biologi belum memiliki ikatan alumni secara resmi, namun komunikasi dan kolaborasi antara Prodi dan alumni tetap berlangsung, melalui pelibatan alumni dalam menyusun kurikulum berdasarkan pengalaman para alumni di lapangan, penyebaran informasi perekrutan, dan lain-lain.

Kolaborasi lainnya juga dibangun bersama prodi lainnya secara internal kampus. Dalam melangsungkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tim pengajar Prodi Biologi bekerja sama dengan pengajar dari Prodi Kimia dan Fisika untuk melangsungkan penelitian dan pengabdian bersama , sementara kerja sama antar perguruan tinggi dilakukan dalam bentuk kuliah umum yang melibatkan kampus lain, antara lain Universitas Muhhammadiyah Kupang dan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.

Kepada Civitas Akademika Prodi Biologi UNWIRA, Kaprodi dan Sekprodi menegaskan harapan untuk keberlanjutan komitmen untuk menyediakan suasana akademik yang nyaman dengan terus menggencarkan penelitian dan pengabdian yang relevan dengan masyarakat serta meningkatkan untuk mengembangkan kualitas prodi ke depan.