IAKN Kirim Lima Mahasiswa Ikuti Sosialisasi Kerja Luar Negeri dan Migrasi Aman

Novi Baun - Kepala Laboratorium FKIP IAKN Kupang.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Sebanyak lima mahasiswa IAKN mengikuti kegiatan Sosialisasi Peluang Kerja Luar Negeri dan Migrasi Aman serta Workshop FED dan Ausbildung yang diselenggarakan oleh Universitas San Pedro Kupang bekerja sama dengan GIZ Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (9/6/2026) di Hotel Harper Kupang.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Nikolaus Salo dari GIZ Indonesia dengan topik Peluang Kerja di Jerman, serta Kepala BP3MI NTT, Suratmi Hamida, S.Sos., yang membawakan materi tentang pelayanan penempatan dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Kegiatan ini diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Kupang, di antaranya Universitas San Pedro, Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA), Universitas Muhammadiyah Kupang (UMKOE), Universitas Citra Bangsa (UCB), STIKES Maranatha, Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW), dan sejumlah perguruan tinggi lainnya.

Dalam wawancara bersama Radio TIRILOLOK, Kepala Laboratorium FKIP IAKN Kupang, Novi Baun, menyampaikan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan kampus dalam memperluas wawasan mahasiswa mengenai peluang kerja di luar negeri.

Menurut Novi, setelah mengikuti kegiatan ini, para mahasiswa diharapkan dapat membagikan informasi yang diperoleh kepada rekan-rekan mereka. Informasi tersebut dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan studi.

Novi Baun juga menjelaskan bahwa selama kegiatan berlangsung, mahasiswa didampingi untuk fokus mengikuti seluruh materi, mencatat poin-poin penting, serta aktif berdiskusi dengan para narasumber.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, di mana setiap mahasiswa rata-rata mengajukan dua hingga tiga pertanyaan terkait peluang kerja dan persyaratan yang diperlukan.

Usai kegiatan, ia memberikan motivasi kepada mahasiswa agar mulai mempersiapkan diri sejak dini, khususnya dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris yang menjadi salah satu syarat penting untuk bekerja di luar negeri.

Kelima mahasiswa peserta berasal dari FKIP IAKN dan saat ini masih menempuh pendidikan pada Semester II. Kegiatan Sosialisasi Peluang Kerja Luar Negeri dan Migrasi Aman serta Workshop FED dan Ausbildung tersebut telah dilaksanakan selama dua hari.