Kenaikan Yesus Mengatasi Batasan Budaya

Kebaktian Kenaikan Tuhan Yesus dan Bulan Budaya.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Kenaikan Yesus ke Sorga bukanlah perpisahan melainkan penggenapan janji bahwa Dia akan duduk disebalah kanan Allah Bapa, menjadi kita dan mempersiapkan tempat bagi semua orang percaya. Peristiwa ini juga menandai peralihan misi dari Yesus kepada paa murid dan semua orang percaya.

Yesus yang naik ke Sorga adalah Yesus yang hidup, yang bekerja melalui Roh Kudus dalam hati dan hidup orang percaya. Kenaikan-Nya adalah panggilan untuk berkualitas dalam iman, meninggalkan ketakutan dan melangkah maju dalam keberanian sebagai utusanNya didunia yang haus akan damai dan pengharapan.

Kebaktian Kenaikan Tuhan Yesus dan Bulan Budaya GMIT di Pniel Manutapen dipimpin oleh Pdt. Marthinus Neno Nakmofa, S.Th dengan Tema “ Kenaikan Yesus Mengatasi Batasan Budaya”.

Dalam khotbah yang berdasar dari Injil Markus 16:14-20, Pdt. Marthinus mengatakan, Yesus naik ke Sorga artinya Ia memerintah dan tetap bekerja melalui GerejaNya didunia dalam konteks multi etnis serta Bahasa. Tuhan tidak meninggalkan umatNya dalam menghadapi tantangan kehidupan.

Pdt. Marthinus Nakmofa juga menambahkan, keberagaman etnis dan budaya serta Bahasa memberikan motivasi misi lintas budaya dalam setiap karya dan pelayanan.

Menutup renungannya, Pdt. Marthinus mengatakan Kenaikan Yesus adalah penguat bagi perpisahan.

Kebaktian Multi Etnis terasa berbeda karna semua jemaat memakai pakaian adat dari daerahnya masing-masing serta lagu-lagu pujianpun dari berbagai daerah di NTT.

Dalam kebaktian Kenaikan Yesus, Paduan Suara Etnis mempersembahkan lagu medley dari berbagai daerah di NTT yang dipimpin oleh Glorius Keo.