Mendidik dalam Kebenaran

GMIT Pniel Manutapen.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Hari Minggu (27/7/2025) adalah minggu terakhir dalam Bulan Pendidikan GMIT. Di GMIT Pniel Manutapen, kebaktian pertama dipimpin oleh Pdt. Emr. Salmun Agustinus Bees, S,Th dan kebaktian kedua dipimpin oleh Pdt. Emr. Marselintje J. Ay – Touselak, S.Th dengan Tema “Mendidik Dalam Kebenaran”.

Dalam pemberitaan Firman yang berdasar dari Kitab 2 Yohanes 1:4-11, Pdt. Salmun Bees mengatakan, penulis surat yaitu Yohanis menyebut dirinya Penatua. Dalam kewibawaan, Penatua menyampaikan kebenaran kepada orang-orang yang dikasihi.

Dalam surat Yohanis, ditulis tentang Ibu. Ada berbagai penafsiran tentang siapa Ibu yang dimaksud. Dan penafsiran yang pas, yaitu Ibu yang dimaksud adalah Gereja yang mengasuh anak-anakNya atau jemaat.

Merupakan suatu kebanggaan bagi Yohanes ketika Ia tahu bahwa beberapa anggota jemaatnya hidup dalam kebenaran.

Kasih menurut versi orang Kristen bukan sekedar emosi, tetapi merupakan ketaatan terhadap Firman Tuhan,

Pdt. Salmon menyampaikan, fakta saat ini banyak penyesat yang sangat militan untuk menyesatkan orang-orang Kristen. Karena itu mendidik dalam kebenaran, menolong jemaat memahami Alkitab sebagai alat ukur untuk menilai sesuatu sebagai kebenaran atau tidak.

Menutup Bulan Pendidikan GMIT, Jemaat Pniel Manutapen mengadakan Ibadah memulai Tahun Ajaran baru bersama sekolah-sekolah Mitra Gereja diantaranya TK Pniel Palsatu, SD Inpres Palsatu dan SD Negeri Palsatu.