Mengatasi Kekurangan Pasangan

GMIT Pniel Manutapen gelar Ibadah Pasutri dalam rangka Bulan Keluarga.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Pada hari Sabtu, (26/10/2024) GMIT Pniel Manutapen untuk pertama kalinya mengadakan Ibadah Pasangan Suami Istri (Pasutri) dalam rangka Bulan Keluarga, yang dipimpin oleh Pdt. Dhayana Babys-Funu, S.Si.

Dalam khotbahnya, dengan Tema “Mengatasi kekuarangan pasangan”, berdasar pada Kitab Keluaran 4:24-26 dan Roma 15:1, Pdt. Dhayana mengatakan, setiap pasangan suami istri memiliki kekurangan dan kelebihan. Bahkan, terkadang Pasutri berhadapan dengan ekspektasi yang berbeda terhadap pasangannya setelah menikah.

Perbedaan tersebut, tidak lantas membuat Pasutri menyerah, tetapi dengan melibatkan Tuhan, perbedaan yang ada dapat saling melengkapi menjadi ikatan kasih yang tak terbatas.

Setelah perenungan Firman Tuhan, Pasutri mengikrarkan janji dan komitmen pernikahan dengan saling mendoakan dan merenungkan awal mula membangun cinta kasih, menggenggam tangan pasangan dan saling mendoakan.

Setelah pembaharuan janji dan komitmen, Pasutri melakukan pelayanan kasih dengan saling menyuap kue, yang diakhiri dengan memberikan bunga sebagai tanda cinta serta diakhiri dengan ciuman.

Pasutri yang telah menikah selama 33 tahun, Bapa Yus Mataratu dan Ibu Nelly merasa senang dengan Ibadah Pasutri yang baru pertama kalinya diadakan dengan Liturgi yang sangat menyentuh.

Sementara pasangan lain, Bp. Benny Nggauk dan Ibu Yudi Laiskodat yang telah menikah selama 11 tahun, merasa bahagia sekali dengan Ibadah Pasutri yang dilaksanakan pihak Gereja Pniel Manutapen, serta berharap tahun-tahun kedepan lebih banyak Pasutri yang tergugah untuk terlibat.

Ibadah Pasutri dilaksanakan disemua Gereja Masehi Injili Di Timor dalam Bulan Keluarga.

Rangkaian Ibadah Pasutri diakhiri dengan foto bersama dan setiap Pasutri juga mengabadikan moment indah pada foto booth yang disiapkan, dengan memegang balon angka sesuai usia pernikahan setiap Pasutri.