Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Universitas Cendana Kupang, Polres Kupang Kota, Bawaslu Kota Kupang dan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Kupang, menggelar digital literacy goes to campus bertajuk Smart Media dan Keamanan Sosial: Menangkal Provokasi Dengan Dukungan Polri Dan Cek Fakta Mandiri di Aula Fisip Universitas Nusa Cendana, Kamis (26/9).
Kegiatan dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Kupang, Jeffry E. Pelt, SH. Turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai nara sumber, Kapolreta Kupang Kota, Kombes Pol. Aldinan R.J.H Manurung, S.H., S.I.K., M.Si, Ketua Bawaslu Kota Kupang, Yunior Adicandra Nange, S.IP, Wakil Dekan I Fisip Undana, Dr. Mas’Amah, S.Pd, M.Si, Koordinator Program Studi Ilmu Komunikasi Fisip Undana, Dr. Yeremi Manafe, S.Sos, M.Si, Ketua Mafindo Kupang, Maria V. D. Pabha Swan, S.Sos.,M.Med.Kom.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Kupang, Jeffry E. Pelt, SH dalam sambutannya menyampaikan kegiatan sosialisasi literasi digital merupakan salah satu kegiatan yang masuk di dalam program strategis nasional yang bertujuan untuk mengedukasi literasi digital pada masyarakat khususnya generasi muda yang ingin berselancar di media sosial. Diakuinya dampak buruk dari media sosial bisa merusak sendi-sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kegiatan ini menurutnya dapat memberikan kekuatan untuk bangkit dan merefleksikan diri dalam bermedia sosial yang lebih baik.
Lebih lanjut dikatakan dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan literasi digital, tanggap terhadap penyebaran isu hoax, provokatif dan radikalisme. Selain itu kegiatan ini dapat membekali strategi tentang berinteraksi di dunia digital dengan lebih bijak, terutama saat menghadapi konten-konten negatif, isu provokatif dan radikalisme yang beredar bebas. Karena menurutnya jika salah menggunakan media sosial, pasti akan ada rekam jejak yang sangat buruk.
Jeffry mengajak menjelang pemilukada pada bulan November mendatang, semua pihak harus bijak menggunakan media sosial secara baik untuk mengedukasi, bukan untuk diri sendiri tetapi juga untuk masyarakat dalam informasi yang positif.
Wakil Dekan FISIP Undana Bidang Administrasi dan Keuangan, Dr. Mas’Amah, S.Pd, M.Si mengapresiasi Pemkot Kupang yang telah menggelar Digital Literacy Goes To Campus di Undana. Menurutnya kegiatan ini penting bagi mahasiswa agar dapat menyaring informasi terlebih dahulu sebelum menyebarkannya dan berhati-hati dalam menyebarkan informasi. Ia berharap melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak salah jalan dalam memanfaatkan digitalisasi dan mampu mengatasi maraknya berita hoax menjelang pemilukada 2024.
Kepala Bidang Pengelolaan Layanan Informasi Publik Dinas Kominfo Kota Kupang, Admiral Manafe dalam laporan panitia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat khususnya generasi muda, agar tidak termakan informasi hoax/palsu, konten berbahaya atau tidak pantas secara online seperti judi online, pornografi, perundungan, kekerasan, ujaran kebencian, penipuan dan lainnya, serta pentingnya cek fakta secara mandiri terhadap informasi yang ditemukan di media sosial. Selain itu juga untuk menyadarkan masyarakat tentang bahaya dan dampak negatif dari informasi provokatif dan radikal di media sosial, serta memperkuat peran Polri dalam menanggapi dan menangkal isu provokatif dan radikal yang beredar di media sosial. Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Undana Kupang.














