Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Komunitas Peace Maker Kupang (KOMPAK), yang terdiri dari pemuda lintas agama, menggelar acara berbuka puasa dengan bertajuk “Merajut Persaudaraan, Memperkuat Kebhinnekaan“ di Resto Nelayan pada Sabtu, (22/3/2025).
Acara KOMPAK Ramadan bertujuan untuk memperkuat nilai toleransi antar umat beragama.
Sebelum berbuka puasa, acara dimulai dengan sebuah talkshow KOMPAK Ramadan yang menghadirkan beberapa narasumber, yaitu Kepala Kesbangpol Kota Kupang, Noce Nus Loa, S.H., M.Si., Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi NTT, Winston Neil Rondo, Wakil Sekretaris MUI NTT, Farhan Suhada, serta Ketua FKUB NTT, Yuliana Salosso. Acara tersebut dipandu oleh moderator, Ningsi.
Dalam dialog interaktif, Noce Nus Loa menyampaikan bahwa masyarakat harus dapat melihat satu sama lain tanpa terjebak pada perbedaan agama. Setiap individu memiliki visi, kemampuan, dan kesehatan yang penting, tanpa melihat agama mereka.
Selanjutnya, Winston Neil Rondo menambahkan, keberagaman tradisi yang ada di masyarakat sangat penting. Keberagaman tersebut terlihat dalam kehidupan sehari-hari, bahkan dalam interaksi di tingkat rumah tangga.
Beliau juga menekankan pentingnya melindungi keberagaman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Berikutnya, Farhan Suhada menjelaskan, membangun persaudaraan melibatkan beberapa tahapan penting. Tahap toleransi adalah saling mengenal, yang merupakan kunci dalam membangun hubungan yang lebih baik.
Sementara itu, Yuliana Salosso berharap agar masyarakat terus menjaga kesejahteraan dan keharmonisan. Topik yang diangkat dalam acara KOMPAK Ranadan sangat relevan, karena merajut kesejahteraan dalam kebhinnekaan merupakan hal yang sangat penting untuk masa depan.
Ketua FKUB NTT juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap inisiatif KOMPAK yang telah berhasil mempromosikan nilai-nilai toleransi.
Provinsi NTT meraih Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) tertinggi di Indonesia, yaitu 84,25, menjadikannya sebagai provinsi paling toleran di Indonesia.














