Program Revitalisasi Pendidikan dan Kesehatan Saling Melengkapi Tingkatkan Mutu SDM 

Direktur Ekosistem Media Kementerian Komunikasi dan Digital, Farida Dewi Maharani, Kunjungi SDI Naimata Selasa (21/7-2026).

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Pemerintah menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia dilakukan melalui kebijakan yang saling terintegrasi, mulai dari program kesehatan, pemenuhan gizi, hingga revitalisasi sekolah yang dibarengi peningkatan mutu pembelajaran.

Hal itu disampaikan Direktur Ekosistem Media Kementerian Komunikasi dan Digital Farida Dewi Maharani dan Widyaprada Ahli Utama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. Khamim, saat kunjungan jurnalistik program revitalisasi pendidikan di UPTD SD Inpres Naimata, Kota Kupang, Selasa (21/7/2026).

Farida mengatakan, program Cek Kesehatan Gratis, Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan revitalisasi sekolah merupakan rangkaian kebijakan yang saling melengkapi untuk menyiapkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan menjadi dasar penyusunan kebijakan lanjutan, sementara pemenuhan gizi melalui MBG mendukung tumbuh kembang dan kemampuan belajar anak. Revitalisasi sekolah juga dinilai penting untuk menghadirkan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

Sementara itu, Khamim menegaskan bahwa pembangunan fisik sekolah harus diikuti peningkatan kualitas pembelajaran. Meski Angka Partisipasi Kasar (APK) jenjang SD telah mencapai sekitar 107,5 persen, masih terdapat sekitar 3,8 persen anak usia 7–12 tahun yang belum bersekolah sehingga perlu menjadi perhatian pemerintah daerah.

Menurut Khamim, peningkatan mutu pendidikan bergantung pada kompetensi guru, dukungan sarana prasarana, serta pemanfaatan teknologi pembelajaran seperti Papan Interaktif Digital yang terus diperluas pemerintah. Ia juga mendorong keterlibatan komite sekolah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung penyediaan fasilitas pendidikan.

“Kualitas pendidikan hanya dapat dicapai apabila akses pendidikan, kesehatan, gizi, dan proses pembelajaran diperkuat secara bersamaan,” kata Khamim.