Di Tengah Efisiensi Anggaran, Pemkot Kupang Perkuat Kemitraan dengan Rotary Club

Komitmen tingkatkan kesehatan masyarakat.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Pemerintah Kota Kupang bersama Rotary Club of Kupang Rastamores resmi memperkuat kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan di Ruang Rapat Garuda, Balai Kota Kupang, Selasa (7/7/2026).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penyerahan bantuan berupa 10 unit jamban sehat yang akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses sanitasi layak di Kota Kupang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyampaikan apresiasi kepada Rotary Club atas komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah melalui berbagai kegiatan kemanusiaan.

Menurut dr. Christian Widodo, kolaborasi antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat menjadi semakin penting di tengah keterbatasan anggaran yang dihadapi pemerintah daerah.

“Tahun ini Kota Kupang mengalami efisiensi anggaran sekitar Rp204 miliar, sehingga pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menyelesaikan berbagai persoalan. Kolaborasi menjadi kunci agar berbagai program pembangunan tetap berjalan,” ujarnya.

dr. Christian Widodo menegaskan bahwa bantuan yang diberikan Rotary Club bukan semata dilihat dari jumlahnya, melainkan menjadi simbol nyata semangat gotong royong dalam membangun Kota Kupang.

“Yang terpenting bukan besar atau kecilnya bantuan, tetapi adanya komitmen bersama untuk berkolaborasi. Dengan keterlibatan dunia usaha, organisasi sosial, lembaga keagamaan, dan seluruh elemen masyarakat, berbagai persoalan di Kota Kupang dapat diselesaikan bersama,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Salah satu aspek mendasar adalah kesehatan masyarakat yang diawali dari tersedianya sanitasi yang layak.

“Sanitasi yang baik tidak hanya menghadirkan fasilitas fisik, tetapi juga memberikan harapan, menjaga kesehatan, sekaligus menjaga martabat keluarga,” jelasnya.

Wali Kota Kupang juga berharap kerja sama dengan Rotary Club dapat terus berkembang ke berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, pengembangan ekonomi, hingga program beasiswa.

Menurut dr. Christian Widodo, meskipun angka kemiskinan Kota Kupang pada 2025 telah menurun menjadi sekitar 7–8 persen, kebutuhan masyarakat masih cukup besar sehingga dukungan berbagai pihak tetap dibutuhkan.

Sementara itu, President Rotary Club of Kupang Rastamores, Abed Frans, mengatakan penandatanganan MoU merupakan bentuk komitmen bersama untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“MoU ini bukan sekadar simbol kerja sama, tetapi merupakan komitmen kita untuk bergerak bersama membawa dampak positif bagi masyarakat Kota Kupang,” katanya.

Ia menjelaskan Rotary memiliki tujuh fokus utama pelayanan, di antaranya kesehatan, pendidikan, pengembangan ekonomi masyarakat, penyediaan air bersih dan sanitasi, perlindungan lingkungan, perdamaian, serta kesehatan ibu dan anak.

Namun, seluruh program tersebut membutuhkan dukungan dan sinergi dengan pemerintah agar pelaksanaannya lebih efektif.

Sebagai langkah awal kerja sama, Rotary Club menyerahkan bantuan 10 unit jamban sehat kepada Pemerintah Kota Kupang untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Abed Frans mengungkapkan bahwa Rotary sebenarnya telah memulai program bantuan sanitasi di Kota Kupang sejak tahun sebelumnya. Namun, keterbatasan koordinasi saat itu membuat penyaluran bantuan belum berjalan optimal.

Ia memastikan Rotary District Indonesia Timur telah memberikan dukungan untuk memperluas bantuan apabila Pemerintah Kota Kupang dapat menyampaikan data kebutuhan masyarakat secara akurat.

“Bila masih ada masyarakat yang membutuhkan bantuan sanitasi maupun program sosial lainnya, silakan disampaikan kepada kami. Rotary siap mendukung sesuai kemampuan yang kami miliki,” ujarnya.

Selain program sanitasi, Rotary juga membuka peluang kerja sama di berbagai sektor, termasuk pengembangan fasilitas kesehatan dan program pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis bantuan 10 unit jamban sehat kepada Pemerintah Kota Kupang dan sesi foto bersama seluruh peserta.