Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Acara Viral NTT kembali menghadirkan topik “Bangun NTT dari Desa” dengan menghadirkan narasumber Viktorius Manek, S.Sos., M.Si selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi NTT dan Maria Margaretha Bhubhu, S.Pd., MM sebagai Fasnas DRPPA dan PATBM Kemen PPA. Acara Viral NTT diselenggarakan di Studio Radio TIRILOLOK pada Sabtu,(25/5/2024).
Dalam dialog yang interaktif, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi NTT, Viktor Manek menyampaikan dana desa telah dialokasikan maksimal 25% untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT), yang akan diberikan kepada 300.000 Kepala Keluarga setiap bulan.
Viktor Manek menjelaskan minimal 20% dari dana desa dialokasikan untuk ketahanan pangan hewani, termasuk penanggulangan kemiskinan dan masalah stunting. Selain itu, 3% dari dana tersebut digunakan untuk operasional kepala desa dan kegiatan lain yang prioritasnya disesuaikan dengan kebutuhan desa, termasuk dalam alokasi dana BUMDes.
Sementara itu, Fasnas DRPPA dan PATBM Kemen PPA, Maria Margaretha Bhubhu menyatakan bahwa banyak pengurus desa memandang dana desa sebagai milik mereka sendiri, sehingga mengelolanya dan membuat keputusan berdasarkan kepentingan pribadi. Oleh karena itu, penting untuk melibatkan masyarakat marginal dalam perencanaan dan pengambilan keputusan terkait dana desa.
Maria Margaretha Bhubhu menambahkan masih sedikit orang yang membantu memperkuat kapasitas desa sesuai dengan potensi yang dimiliki. Penting untuk membantu desa mengidentifikasi kebutuhan mereka melalui pelatihan dan pendampingan agar dapat memanfaatkan sumber daya yang ada dengan efektif.
Maria Margaretha Bhubhu berharap untuk mementingkan membangun desa tanpa menghilangkan kearifan lokal. Setiap desa memiliki karakteristik dan nilai-nilai lokal yang berharga, yang harus dijaga dan menjadi kekuatan dalam memperkuat persatuan dalam tingkat desa.
Secara keseluruhan, realisasi dana desa di NTT mencapai Rp358,47 miliar dari 12,91 persen.














