Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UNWIRA Ciptakan Ruang Pengembangan Diri Lewat Berbagai Program

Prodi Pendidikan Bahasa Inggris juga berkoordinasi dengan Lembaga Bahasa UNWIRA untuk menggelar program “Speak English With Me” sebagai ruang bagi Civitas Akademika UNWIRA, khusunya para mahasiswa lintas prodi dan fakultas, untuk belajar dan mengembangkan kemampuan berbicara Bahasa Inggris.

Kiri : Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNWIRA, Dr. Elvis Albertus Bin Tobi, S.Pd., M.A.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang, lembaga perguruan tinggi di bawah pengelolaan Yayasan Pendidikan Katolik Arnoldus (YAPENKAR) Kupang, telah berdiri sejak 24 September 1982.

Pada awal pendiriannya, UNWIRA memiliki beberapa Program Studi (Prodi), yang masih menunjukkan eksistensinya hingga saat ini. Salah satunya adalah Prodi Pendidikan Bahasa Inggris pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Meski didirikan bersamaan dengan UNWIRA, namun Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP baru terdaftar statusnya pada 31 Oktober 1984. Untuk memperingati dan merayakan pendirian prodi tersebut, maka ditetapkan tanggal 31 Oktober 1982 (diambil dari tanggal perolehan status terdaftar dan tahun berdiri) sebagai momentum Dies Natalis hingga kini.

Kepada Radio Tirilolok, Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNWIRA, Dr. Elvis Albertus Bin Tobi, S.Pd., M.A., menyebut, tujuan pendirian prodi itu ialah untuk menyelenggarakan proses pendidikan dan pengajaran yang memiliki standar nasional dan internasional.

Dalam penyelenggaraan itu, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris menerapkan visi sebagai komunitas pendidikan dan komunitas ilmiah yang menghasilkan Guru Bahasa Inggris yang profesional, unggul, kreatif, dan berdasarkan nilai-nilai Kristiani dan berwawasan global dan kebangsaan serta berakar pada budaya lokal.

Untuk mencapai visi tersebut, dilaksanakanlah Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni dengan mengembangkan tata kelola yang profesional sesuai standar nasional dan internasional; mewujudkan spiritualitas dan mengembangkan dialog yang terbuka dalam membangun jejaring kerja sama secara lokal, nasional, dan internasional; menghasilkan lulusan yang bermutu, berkarakter unggul, kreatif, dan inovatif; serta menggali kearifan lokal dan mengembangkan budaya masyarakat NTT.

Prodi Pendidikan Bahasa Inggris sejauh ini memiliki keunggulan tersendiri dalam bidang ekstrakurikuler yang terprogram dengan baik. Dr. Elvis mengakui bahwa pihaknya tidak sekadar memprioritaskan proses pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga melalui program di luar kelas yang mendukung pengembangan kreativitas mahasiswa.

Beberapa ekstrakurikuler akademik, di antaranya ialah kelompok menulis dan debat. Sementara kegiatan non-akademik antara lain kelompok tari, futsal, dan taekwondo, yang pelaksanaan kegiatan-kegiatannya didukung oleh anggaran yang telah disiapkan dengan pendampingan dari para dosen.

Tak hanya itu, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris juga berkoordinasi dengan Lembaga Bahasa UNWIRA untuk menggelar program “Speak English With Me sebagai ruang bagi Civitas Akademika UNWIRA, khusunya para mahasiswa lintas prodi dan fakultas, untuk belajar dan mengembangkan kemampuan berbicara Bahasa Inggris.

Untuk mendukung pembelajaran optimal, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris memberikan keleluasaan kepada mahasiswa untuk menggali potensi diri lewat beragam metode, seperti diskusi kelompok dan presentasi. Sementara dalam pengembangan karakter, mahasiswa dilibatkan dalam aktivitas bersama Campus Ministry.

Lebih lanjut, Dr. Elvis juga menyoroti peluang karier lulusan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UNWIRA. Meski dipersiapkan secara khusus menjadi Guru Bahasa Inggris, namun profil lulusan hingga saat ini telah tercatat berkarya dalam berbagai bidang, di antaranya penelitian, perbankan, kewirausahaan, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Hal tersebut didukung dengan penyesuaian kurikulum dan mata kuliah yang dihadirkan, yang relevan dengan sektor karier lainnya, semisal English for Business bagi pengembangan bisnis dan Journalism bagi pengembangan jurnalistik.

Sebagai komunitas ilmiah, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UNWIRA turut berperan aktif dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan masyarakat. Melalui skema kegiatan KKBM (Kemah Kerja Bakti Mahasiswa), para mahasiswa terlibat dalam kerangka pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan yang dilakukan di antaranya ialah pendampingan bagi anak-anak dalam mempelajari Bahasa Inggris dan bakti sosial untuk membersihkan lingkungan sekitar.

Pertisipasi aktif juga ditunjukkan oleh para dosen.  Sejumlah program yang kini menjadi perhatian khusus mereka, antara lain pendampingan dan pelatihan bagi para calon pelamar beasiswa serta pelaksanaan penelitian. Salah satu topik menarik yang tengah menjadi fokus mereka adalah pemanfaatan bahasa daerah untuk memfasilitasi pengajaran Bahasa Inggris bagi anak-anak di daerah-daerah tertentu, di mana penelitian itu diharapkan dapat mengarahkan sebuah model pembelajaran yang lebih efektif, mengingat penggunaan bahasa lokal yang masih cukup lekat di kalangan masyarakat, khususnya anak-anak.

Kelompok lain yang juga ikut dilibatkan untuk memperkenalkan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UNWIRA kepada masyarakat luas adalah para alumni. Selama puluhan tahun, ratusan alumni yang lahir dari prodi tersebut telah tersebar di berbagai ruang publik. Pada 31 Oktober 2025 lalu, bertepatan dengan perayaan Dies Natalis ke-43, dibentuklah IKABIRA (Ikatan Alumni Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UNWIRA), yang diharapkan dapat berkolaborasi bersama prodi untuk menggencarkan kegiatan-kegiatan bersama masyarakat.

Kepada generasi muda NTT, Dr. Elvis berpesan agar mereka tidak perlu ragu untuk bergabung dengan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UNWIRA, kendati belum memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang cukup mumpuni. Justru, melalui prodi tersebutlah, mereka akan mendapatkan banyak peluang untuk mengembangkan diri dengan baik.

Dr. Elvis juga mengajak seluruh Civitas Akademika Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UNWIRA untuk terus mewartakan kepada masyarakat bahwa prodi tersebut merupakan tempat yang nyaman dan baik untuk belajar, bertumbuh, dan berkembang, tidak hanya menyangkut urusan akademik, tetapi juga pembentukan karakter.

Saat ini sendiri, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UNWIRA juga tengah mempersiapkan diri mengejar target menuju akreditasi Unggul pada 2028 mendatang.