Sekda Kabupaten Kupang Terima Kunjungan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal di Lifuleo

BUMDes Damai di Desa Lifuleo merupakan salah satu wujud nyata komitmen desa dalam mengelola dan memanfaatkan potensi lokal demi meningkatkan pendapatan.

Oelamasi, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Mateldius Sanam, Pekan yang lalu tepatnya Jumat (15/5), menerima langsung Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, Yandri Susanto, yang berkunjung ke Kabupaten Kupang, di Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat.

Kunjungan Menteri tersebut juga terkait dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Damai milik Pemerintah Desa Lifuleo, yang terkenal sukses dan berbadan hukum lengkap, serta mampu menghasilkan pendapatan secara berkelanjutan bagi Desa Lifuleo.

Mateldius Sanam pada kesempatan tersebut mengatakan, Kunjungan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal di Kabupaten Kupang tersebut merupakan suatu kehormatan dan menjadi motivasi besar bagi masyarakat untuk terus membangun desa secara mandiri, produktif dan berkelanjutan.

Dilanjutkan, BUMDes Damai di Desa Lifuleo merupakan salah satu wujud nyata komitmen desa dalam mengelola dan memanfaatkan potensi lokal demi meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat melalui usaha pengembangan pariwisata dan pembudidayaan rumput laut, yang telah telah dikelola dengan semangat gotong royong oleh seluruh komponen di Desa Lifuleo, dan telah menunjukan hasil yang sangat baik.

“BUMDes Damai Lifuleo telah memaksimalkan potensi pariwisata Pantai Oelsina yang memiliki keindahan pesisir dan pemberdayaan rumput laut menjadikannya memiliki nilai ekonomi dan peluang pasar yang sangat baik, sehingga kami percaya bahwa pengembangan BUMDes Damai akan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi desa.

Pemerintah Kabupaten Kupang akan terus berkomitmen untuk mendorong penguatan BUMDes di seluruh Kabupaten Kupang sebagai pilar pembangunan ekonomi masyarakat karena kami menyadari bahwa desa yang kuat akan melahirkan desa yang maju, dan dukungan penuh dari Pemerintah Pusat akan membuat hal tersebut semaki nyata terealisasi” jelas Mateldius Sanam.

Yandri Susanto mengatakan, suatu daerah akan maju tentu tidak bisa berjalan sendiri, tetapi butuh kerja kolaboratif antar berbagai pihak termasuk antar pemerintah berbagai tingkatan, mulai dari pemerintah desa hingga pemerintah pusat.

Dilanjutkan, sejauh pengamatannya Desa Lifuleo dan kabupaten Kupang secara umum memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang dan masyarakat menjadi sejahtera, dan potensi – potensi yang ada akan didukung penuh oleh Kementerian Desa untuk dikembangkan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dari Kementerian pasti akan membantu desa – desa di Kabupaten Kupang untuk berupaya mengembangkan diri untuk kesejahteraan masyarakat. Seperti Desa Lifuleo ini yang memiliki potensi pariwisata pantai yang sangat baik, bila dikembangkan secara kolaboratif antar Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten serta Pemerintah Desa, maka potensi ini akan berkembang maksimal dan menghasilkan bagi masyarakat secara luas”, jelas Yandri Susanto.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal, Tabrani, 2 orang anggota DPRD Kabupaten Kupang masing – masing, Absalom Buy dan Rudi Rildy Amtiran, Kepala Dinas PMD Provinsi NTT dan Kabupaten Kupang, Camat Kupang Barat, Kepala Desa Lifuleu dan Kepala Desa serta lurah tetangga, serta masyarakat setempat.