Lewoleba, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Dalam rangka mendukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Surya Kaila Wanda, bersama rekan-rekan mahasiswa lainnya, menyelenggarakan kegiatan literasi sebagai bagian dari program kerja individu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan komunikasi anak-anak di Sekolah Dasar Katolik Baobolak, Desa Baobolak, Kecamatan Nagawutung.
Kegiatan dilaksanakan pada tanggal (29/4/2025) dan diikuti oleh delapan siswa serta guru-guru setempat. Sebelumnya, pada tanggal (25/4/2025), telah dilakukan sesi pengenalan melalui sosialisasi yang dihadiri oleh seluruh siswa-siswi. Sosialisasi ini membahas pentingnya literasi dan keterampilan komunikasi sebagai bekal untuk perkembangan pribadi dan pendidikan mereka.
Dalam kegiatan inti, Surya Kaila Wanda menyampaikan bahwa literasi bukan hanya sekadar kemampuan membaca dan menulis, melainkan juga mencakup kemampuan memahami, mengolah, dan menggunakan informasi dalam berbagai konteks kehidupan. “Literasi yang baik membantu anak-anak untuk berpikir lebih kritis dan kreatif,” ujarnya.
Setelah sesi materi, anak-anak diajak mengikuti berbagai permainan edukatif yang berkaitan dengan literasi, seperti membaca cerita pendek dan kuis interaktif seputar isi cerita. Kegiatan ini tidak hanya mengasah keterampilan membaca, tetapi juga melatih kemampuan berbicara dan mendengarkan secara aktif.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan, Surya juga memimpin pembuatan “pojok membaca” di sekolah, yang dilengkapi dengan koleksi buku cerita, majalah, dan berbagai bahan bacaan menarik lainnya. “Kami ingin menciptakan ruang yang nyaman dan menyenangkan agar anak-anak semakin gemar membaca dan belajar,” tambahnya.
Kepala SD Katolik Baobolak, Genoveva Timu, S.Pd.SD, menyambut baik inisiatif tersebut dan mengapresiasi kontribusi para mahasiswa. “Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandira Kupang yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk membantu anak-anak kami. Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami juga berharap dapat membangun pondok baca yang lebih besar dan melanjutkan kolaborasi di masa mendatang,” ungkapnya.
Kegiatan literasi ini merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus upaya untuk mendukung program pemerintah dalam peningkatan mutu pendidikan, khususnya di daerah terpencil. Dengan adanya program seperti ini, diharapkan anak-anak di Desa Baobolak dapat tumbuh menjadi generasi yang gemar membaca dan memiliki keterampilan komunikasi yang baik.
Sebagai penutup kegiatan, mahasiswa menyerahkan sejumlah buku bacaan kepada pihak sekolah sebagai bentuk dukungan berkelanjutan terhadap gerakan literasi. Harapannya, semangat membaca dan belajar akan terus tumbuh di kalangan anak-anak Desa Baobolak.














