16 Konfrater Muda SVD Timor Siap Baharui Kaul Jelang 150 Tahun SVD

ke-16 konfrater muda SVD Timor melakukan ret-ret pembaharuan kaul sementara di Biara Rumah Jompo Arnoldus Nenuk.

Konfrater Muda SVD Mengikuti Ret-Ret

Atambua, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Di tengah persiapan menjelang 150 tahun SVD sedunia pada tanggal 8 September mendatang, ke-16 konfrater muda SVD Timor melakukan ret-ret pembaharuan kaul sementara di Biara Rumah Jompo Arnoldus Nenuk. Ret-ret yang dilakukan pada Minggu-Jumat (3-8/8) itu menghadirkan 16 konfrater muda SVD yang terdiri dari 6  bruder student, 8 frater TOP di Pulau Timor dan 2 frater yang akan menjalankan tugas misi di Timor Leste.

Pada awal pembukaan ret-ret, P. Martin Lali Jawa, SVD sebagai pemberi ret-ret memberikan suatu rancangan kegiatan yang akan berlangsung selama kurang lebih satu minggu. Dalam renungan awalnya, Pater Martin menjelaskan bahwa ret-ret yang dilakukan pada waktu yang ditentukan juga dilihat sebagai bagian dari perayaan besar 150 tahun SVD sedunia dan usia SVD Timor yang beranjak menuju 112 tahun pada tanggal 8 September mendatang. Karena alasan itu, Pater Martin juga memberikan tema ret-ret yang tidak jauh dari perayaan besar tersebut. Tema ret-ret yang diangkat oleh Pater Martin dalam kesempatan itu adalah “Mengikuti Jejak Kristus di Tengah Dunia yang Terluka”. Baginya, tema ini memiliki kaitan erat dengan situasi yang dihadapi oleh SVD dunia dan Timor pada khususnya.

Pater Martin juga menceritakan situasi awal pada saat St. Arnoldus Janssen mendirikan Serikat Sabda Allah (SVD) di Steyl, Belanda. Pater Martin menuturkan bahwa sejak awal mendirikan SVD, banyak orang memandang rendah mimpi Arnoldus. Selain itu, Arnoldus mendirikan SVD di tengah situasi culture cump yang sering kali menciptakan luka ketidakadilan dan luka kemiskinan karena tindakan segelintir orang. Dengan alasan demikian, Pater Martin mengajak konfrater muda agar dalam situasi ret-ret turut merenungkan diri Yesus yang juga terlahir penuh dengan luka-luka.

Pada hari kedua dan ketiga, Pater Martin memberikan tema-tema ret-ret yang sesuai dengan perayaan mengenang 150 tahun SVD. Pada hari kedua, Pater Martin mengajak konfrater muda merenungkan tema “Mengikuti Kristus dengan Pengampunan.” Dalam sesi ini, Pater Martin menjelaskan cara mengampuni orang dengan sikap mengasihi sebagaimana yang Yesus ajarkan, yakni mengasihi dengan mendoakan musuh, mengasihi dengan perbuatan-perbuatan baik serta mengasihi dengan memberi salam kepada siapa saja yang dijumpai. Selanjutnya, pada hari ketiga Pater Martin menjelaskan tema yang berjudul dan memiliki tujuan Mengidentifikasi Luka-luka dalam diri Umat Allah dan Komunitas. Dalam sesi ini, Pater Martin mengajak konfrater muda untuk memiliki sikap kepekaan dan empati terhadap orang yang terluka dan menderita.

Pada hari keempat dan kelima, Pater Martin menjelaskan “Sejarah, Kontribusi Kongregasi dan Tantangan Zaman yang Dihadapi dalam Mengikuti Kristus.” Dalam sesi ini, Pater Martin membawa konfrater muda merenungkan kembali sejarah, spiritualitas dan warisan SVD yang masih terpelihara hingga saat ini di Provinsi Timor. Ia berharap agar konfrater muda lebih menyiapkan diri mereka dalam kehidupan mereka sebagai masa depan serikat dan terlebih khusus memperhatikan beberapa karya misi provinsi yang sudah hampir mati di beberapa tempat.

Pada hari terakhir ret-ret, Pater Martin memberikan tema yang berjudul “Mengembangkan Kasih dan Iman dalam Melayani.” Pater Martin menegaskan bahwa semua yang terjadi dalam panggilan masing-masing pribadi adalah suatu undangan untuk mengasihi, melayani sesama di sekitar kita. Ia mengingatkan agar para konfrater muda sungguh-sungguh mau hidup menjadi anak Allah yang siap menderita dan bangkit dalam kehidupan yang dijalani ke depannya.

Adapun para konfrater muda SVD Timor ini akan membaharui kaul pada Jumat (15/8) mendatang, bertepatan dengan Pesta St. Perawan Maria Diangkat ke Surga.