Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL –Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang merupakan sebuah perguruan tinggi di bawah pengelolaan Yayasan Pendidikan Katolik Arnoldus (YAPENKAR). Kedua institusi itu adalah bagian dari karya pelayanan SVD (Societas Verbi Divini) atau Serikat Sabda Allah, sebuah kongregasi yang didirikan oleh St. Arnoldus Janssen.
Tahun ini, karya misi SVD akan memasuki usia yang ke-150 tahun, tepatnya pada 8 September mendatang. Menyongsong perayaan akbar tersebut, aneka kegiatan diselenggarakan oleh berbagai unit SVD, sebagai ungkapan syukur dan sukacita atas eksistensi SVD selama 1,5 abad ini.
YAPENKAR dan UNWIRA sendiri telah merancang sejumlah program untuk turut terlibat menyambut perhelatan besar itu, yakni pembersihan pantai, pengobatan gratis, konser musik, dan penyelenggaraan seminar.
Pada Jumat (8/8), bertempat di Pantai Warna Oesapa, berlangsung kegiatan pembersihan pantai sebagai aksi perdana dari rangkaian agenda YAPENKAR dan UNWIRA. Aksi tersebut melibatkan para pegawai, dosen, Mahasiswa Baru Program Studi S1 Manajemen, dan Komunitas Soverdia Kupang.
Dalam sambutannya mengawali kegiatan, Ketua Panitia Pelaksana Perayaan 150 tahun SVD YAPENKAR dan UNWIRA, P. Roni Dae Soro, SVD menyebut bahwa1024.
Sementara Ketua YAPENKAR, P. Ulbaldus Djonda, SVD mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam kegiatan itu. Ia melihat bahwa semangat keikusertaan itu menjadi suatu bentuk nyata dari kecintaan manusia terhadap lingkungan, sebagaimana misi SVD untuk merawat bumi dan merawat ciptaan Tuhan, di mana ciptaan yang dimaksudkan bukan hanya manusia, tetapi juga alam sekitar.
Dalam wawancara bersama Radio Tirilolok, tenaga kependidikan UNWIRA, Rocky Wangge, menyoroti refleksinya sebagai bagian dari keluarga besar Arnoldus, yang memiliki tanggung jawab untuk meneladani spirit St. Arnoldus Janssen, termasuk lewat aksi pembersihan pantai yang juga menunjukkan kepedulian UNWIRA dan YAPENKAR terhadap lingkungan, yang diharapkannya dapat juga memotivasi orang-orang di sekitar.
Di sisi lain, Hedwigh H. T. Lejap, S.E., M.M, Ketua Program Studi Manajemen UNWIRA menuturkan bahwa partisipasi mahasiswa baru dalam aktivitas itu adalah tanda bahwa mereka sebagai agen perubahan, mestinya menyadari keberadaannya untuk lebih peka terhadap lingkungan dan situasi sosial di sekitarnya.
Putry Blikololong, seorang mahasiswa baru Program Studi Manajemen berharap bahwa melalui aksi yang mereka lalukan, dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk menjaga kebersihan, membuang sampah pada tempatnya, dan selalu merawat lingkungan.
Adapun perayaan puncak 150 tahun SVD di Provinsi SVD Timor akan berpusat di Biara SVD Nenuk – Atambua pada 5-8 September nanti.














