PKB Kota Kupang Perkuat Soliditas Lewat Mukercab II Tahun 2025

Mukercab ll PKB Kota Kupang.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Kupang menyelenggarakan Musyawarah Kerja Cabang II (Mukercab) yang berlangsung pada Sabtu, (9/8/2025), di Hotel Sahid T-More.

Kegiatan dengan mengangkat tema “Bangun Solidaritas untuk Kota Kupang yang Produktif” sebagai wujud komitmen PKB untuk memperkuat barisan kader serta merumuskan arah dan strategi kerja partai ke depan.

Dalam sambutan pembuka, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Nusa Tenggara Timur, Aloysius Malo Ladi, SE, menyampaikan bahwa Mukercab menjadi forum strategis pertama yang digelar oleh PKB di tahun 2025.

Aloysius Malo Ladi berharap melalui forum PKB akan lahir gagasan-gagasan baru, inovatif, dan positif sebagai bagian dari rekomendasi program jangka panjang partai. Ketua DPW PKB NTT menjelaskan pentingnya semangat kebersamaan di antara seluruh kader yang hadir dalam forum tersebut.

Aloysius Malo Ladi mengajak seluruh kader untuk tetap rendah hati namun percaya diri, serta terus bekerja keras menjaga kepercayaan publik.

Aloysius Malo Ladi juga menyatakan pentingnya pengawalan suara secara maksimal. Menurut Ketua DPW PKB NTT, kelemahan dalam pengawasan suara dapat menyebabkan hilangnya peluang memperoleh kursi pimpinan.

Oleh karena itu, Aloysius Malo Ladi mengingatkan DPC dan seluruh struktur partai untuk tidak lengah dalam setiap tahapan politik, mulai dari pemilu hingga pleno penetapan kursi.

Ketua DPW PKB NTT mengatakan, kemenangan partai bukan hanya hasil kerja segelintir individu, tetapi buah dari gotong royong dan pengorbanan banyak pihak.

Setiap anggota legislatif yang duduk di parlemen harus menyadari bahwa posisi mereka adalah amanah dari ribuan suara rakyat, termasuk dari para calon legislatif lain yang belum berhasil namun tetap memberikan kontribusi besar dalam perjuangan bersama.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Kota Kupang, Theodora Ewalde Taek, S.Pd., menyampaikan kepada wartawan bahwa musyawarah kerja  adalah forum evaluasi dan konsolidasi yang wajib dilaksanakan minimal dua kali dalam satu periode kepengurusan, sesuai dengan aturan organisasi dan AD/ART partai. Forum PKB sekaligus menjadi refleksi atas perjalanan di Kota Kupang sejak 2021 hingga 2024.

Theodora Ewalde Taek mengungkapkan evaluasi terhadap program yang telah dijalankan maupun yang belum tercapai menjadi penting untuk menentukan arah kerja partai ke depan.

Selain itu, musyawarah menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antara pengurus DPC, pengurus anak cabang, dan ranting. Ketua DPC PKB Kota Kupang berharap forum musyawarah mampu menghasilkan rekomendasi dan program kerja yang realistis serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Theodora Ewalde Taek menilai partai politik, dalam fungsinya, memiliki tanggung jawab besar untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat, bukan hanya melalui parlemen, tetapi juga melalui kebijakan-kebijakan yang mendukung program-program strategis pemerintah.

Theodora Ewalde Taek menjelaskan beberapa isu nasional yang kini sedang menjadi prioritas, antara lain program makan bergizi gratis, koperasi berbasis pangan, pengelolaan kebersihan, pengentasan kemiskinan, dan distribusi bantuan sosial.

Meskipun program-program dicanangkan oleh pemerintah pusat, pelaksanaannya harus disesuaikan dengan kondisi dan realitas masyarakat daerah.

Dalam hal tindakan nyata, PKB mengambil peran sebagai pengawal kebijakan agar program-program strategis yang benar-benar menyentuh dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Kupang.

Theodora Ewalde Taek juga mengatakan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan teknis di lapangan.

Ketua DPC PKB Kota Kupang mengajak seluruh kader untuk aktif mendorong standar pelaksanaan yang tepat dan berpihak kepada masyarakat, mengingat masih banyak keluhan terkait implementasi kebijakan yang tidak sesuai harapan.

Sementara itu, Ketua Panitia Mukercab, Satario Julius Pandie, SE., MM., dalam laporannya menambahkan, forum PKB bertujuan memperkuat konsolidasi internal partai, menyusun agenda strategis ke depan, dan menyiapkan partai menghadapi kontestasi politik yang semakin dinamis, termasuk Pilkada yang sudah di depan mata.

Ketua Panitia menyebut bahwa rapat kerja merupakan kelanjutan dari Mukercab sebelumnya yang dilaksanakan pada tahun 2021.

Melalui forum musyawarah, PKB berupaya mempertegas komitmen perjuangan politik dengan melibatkan seluruh elemen partai – mulai dari struktur, kader, hingga simpatisan – dalam menyusun strategi yang aplikatif dan relevan.

Forum musyawarah juga menjadi sarana untuk menyerap aspirasi dari akar rumput serta memperkuat solidaritas internal demi mewujudkan tujuan bersama.

Dalam periode 2024–2029, sebanyak lima calon legislatif PKB yang telah dipastikan duduk sebagai anggota DPRD Kota Kupang.