SVD Genap 150 Tahun Mewartakan Sabda dan Membangun Dunia

Mgr. Dominikus Saku pimpin misa syukur di Biara St. Yosef Nenuk.

Atambua, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Pada Senin (8/9/2025), dalam perayaan 150 tahun Serikat Sabda Allah (SVD), Uskup Atambua Mgr. Dominikus Saku: “Tuhan Yesus Kristus harus menjadi inspirasi bagi pembaruan dunia.”

Dalam perayaan syukur 150 tahun Serikat Sabda Allah (SVD) yang diselenggarakan di Biara St. Yosef Nenuk, Uskup Keuskupan Atambua, Mgr. Dominikus Saku, menegaskan perlunya pembaruan dalam pewartaan Injil.

“Kita bersyukur karena karya misi ini telah berkembang dari dua orang misionaris menjadi lebih dari lima ribu anggota di seluruh dunia,” ujar Mgr. Dominikus saat menyampaikan homilinya dalam Misa yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Keuskupan Atambua.

Beliau menyebutkan bahwa saat ini terdapat 1.575 anggota SVD dari Indonesia, dengan banyak dari mereka berasal dari Nusa Tenggara Timur. “Dari Serikat ini juga lahir berbagai seminari di wilayah kita. Ini adalah tanda bahwa Sabda sungguh hidup dan bertumbuh di tengah umat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan harapan agar setiap pribadi yang semakin mengenal Kristus, mewartakan-Nya dan menjadikan-Nya dasar kehidupan. “Tuhan Yesus Kristus harus menjadi inspirasi bagi pembaruan dunia,” tegasnya. Ia juga memberikan penghormatan kepada St. Arnoldus Janssen dan St. Yosef Freinademetz, pendiri SVD, serta kepada seluruh anggota SVD dan kaum awam yang terlibat dalam karya pewartaan.

Mgr. Dominikus Saku juga menggarisbawahi pentingnya misio ad intra—misi ke dalam diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan dunia kerja. “Melalui Sabda yang hidup di hati manusia, Allah dikenal dan dicintai. Kristus hadir sebagai Sang Sabda yang berjalan bersama umat-Nya,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH, menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi SVD dalam pertumbuhan iman umat Katolik. “Saya bangga terhadap para imam, khususnya misionaris SVD yang sudah menjangkau berbagai negara, termasuk Jepang, Belanda, Jerman, dan tentu saja Roma,” ujarnya.

Ia juga menceritakan pengalaman pribadi yang menyentuh saat berjumpa dengan imam SVD di luar negeri. “Sambutan mereka begitu hangat kepada warga asal Belu. Ini membuktikan bahwa karya misi SVD telah menjadi berkat bagi banyak pihak,” katanya.

Bupati Willybrodus mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Belu mendukung pertumbuhan panggilan baru dari wilayah Nusa Tenggara Timur. “Kami berdoa agar SVD terus menjadi pelopor pewartaan Injil, membawa terang bagi dunia,” pungkasnya.

Perayaan ini menjadi bukti nyata bahwa Keuskupan Atambua di bawah kepemimpinan Mgr. Dominikus Saku, yang telah menjabat sejak tahun 2007, terus mendukung semangat misioner SVD dalam mewartakan kasih Kristus ke seluruh dunia.