UNDANA Weekly: Jembatan Dialog antara Kampus dan Masyarakat

UNDANA Weekly adalah langkah inovatif yang membuka ruang dialog antara kampus dan masyarakat.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Radio TIRILOLOK bekerja sama dengan Universitas Nusa Cendana (UNDANA) Kupang resmi meluncurkan program talkshow bertajuk “UNDANA Weekly” pada Senin, (8/9/2025). Program ini ditayangkan langsung dari Studio Radio TIRILOLOK dan menghadirkan Yefry C. Adoe, SE., M.AP, selaku Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama UNDANA.

“Kami sangat mengapresiasi kerja sama ini. UNDANA Weekly adalah langkah inovatif yang membuka ruang dialog antara kampus dan masyarakat,” ujar Yefry C. Adoe dalam dialog interaktif tersebut.

Menurutnya, peluncuran UNDANA Weekly menjadi wujud nyata sinergi antara lembaga pendidikan tinggi dan media lokal untuk membangun komunikasi yang terbuka dan konstruktif. “Ini menjadi kesempatan bagi UNDANA untuk lebih dekat dengan publik, memperkenalkan berbagai capaian, dan mendengar langsung masukan dari masyarakat,” jelasnya.

Yefry menambahkan bahwa UNDANA tak hanya ingin dikenal sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai mitra strategis pembangunan daerah. “Kehadiran program ini diharapkan membuat masyarakat memahami lebih dalam kontribusi UNDANA dalam pendidikan dan pengembangan wilayah NTT,” ujarnya.

Tak hanya itu, bulan September menjadi momen penting bagi UNDANA. Pada tanggal (1/9/2025), kampus ini merayakan Dies Natalis ke-63, yang ditandai dengan dua kegiatan besar: refleksi perjalanan UNDANA dan wisuda periode September yang meluluskan 2.063 wisudawan.

“Tahun ini sangat spesial. UNDANA meraih akreditasi unggul sebagai perguruan tinggi negeri. Ini capaian bersama seluruh sivitas akademika,” kata Yefry, seraya menekankan pentingnya menjaga momentum ini dengan kerja kolaboratif lintas elemen kampus.

Tema Dies Natalis ke-63 tahun ini adalah “Grow Beyond Limit”. Menurut Yefry, tema tersebut mencerminkan semangat UNDANA untuk terus berkembang tanpa batas dan memperluas dampak positifnya bagi masyarakat. “Kita tidak bisa puas hanya dengan capaian hari ini. UNDANA harus terus tumbuh, melewati batas-batas lama, dan memberi kontribusi lebih besar,” tutupnya.