Isodorus Lilijawa Resmi Terpilih sebagai Dirut Perumda Air Minum Kota Kupang, Siap Benahi Pelayanan dengan Tiga Pilar Kasih

Isodorus Lilijawa resmi terpilih sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Kupang. Ia akan dilantik pada Senin, 29 September 2025, pukul 09.00 WITA, dengan masa jabatan selama lima tahun, 2025 hingga 2030

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Isodorus Lilijawa resmi terpilih sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Kupang. Ia akan dilantik pada Senin, 29 September 2025, pukul 09.00 WITA, dengan masa jabatan selama lima tahun, 2025 hingga 2030.

Dalam wawancara melalui telepon bersama Radio TIRILOLOK, pada Sabtu (27/9/2025), Iso menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Wali Kota Kupang dan para panelis seleksi. Ia menegaskan bahwa kepemimpinannya akan berlandaskan pada semangat tiga pilar kasih, yakni:

  • Perbaikan kinerja perusahaan: mencakup kinerja keuangan dan operasional.
  • Peningkatan kualitas pelayanan: memastikan masyarakat Kota Kupang terpenuhi kebutuhan dasarnya atas air minum.
  • Transformasi digital: mengintegrasikan teknologi dalam pelayanan dan operasional perusahaan.

Isodorus mengakui bahwa kondisi Perumda Air Minum Kota Kupang saat ini sedang sakit dan kehilangan sebagian besar kepercayaan masyarakat akibat pelayanan yang belum maksimal. Namun, ia optimis melalui kerja tim, kolaborasi, dan dukungan semua pihak, pembenahan dapat dilakukan secara bertahap.

“Kita tahu kondisi perusahaan saat ini banyak yang bilang tidak sehat. Butuh waktu, energi, dan pengorbanan untuk membenahi. Tapi saya yakin, dengan kerja sama tim dan semangat pelayanan, tidak ada yang mustahil,” ujarnya.

Selain mengandalkan dukungan penyertaan modal dari pemerintah Kota Kupang, Isodorus juga berkomitmen membangun jaringan dengan pemerintah pusat, DPR RI, Kementerian PUPR, hingga BUMN. Ia juga membuka peluang kerja sama dengan BLUD SPAM Provinsi NTT, PDAM Tirta Lontar Kabupaten Kupang, maupun skema B2B dan Public-Private Partnership (PPP) untuk memperluas distribusi air minum.

Target utama yang ingin dicapai adalah peningkatan jam distribusi air dari rata-rata 11,8 jam per hari menjadi 20 jam per hari. Dengan demikian, masyarakat dapat benar-benar merasakan pelayanan yang layak.

“Ini bukan bisnis murni, tapi pelayanan. Kalau masyarakat merasa terlayani, mereka dengan senang hati akan membayar retribusi. Itu juga akan berdampak positif bagi PAD Kota Kupang,” tambahnya.

Isodorus juga menekankan pentingnya berdialog dan belajar dari para pegawai lama PDAM yang lebih berpengalaman, agar program pembenahan dapat berjalan dengan efektif.