Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – GMIT Kota Baru bekerja sama dengan Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar bakti sosial kesehatan berupa pemeriksaan dan pengobatan gratis.
Kegiatan ini mengusung tema “Gereja Melayani, Kota Diberkati” dan dirangkaikan dengan pengukuhan Klub Jantung Sehat (KJS) GMIT Kota Baru.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, (1/5/2026), di halaman GMIT Kota Baru, Kota Kupang. Pengukuhan KJS dilakukan langsung oleh Ketua YJI NTT, Ir. Theodorus Widodo.
Dalam wawancara bersama wartawan, Ir. Theodorus Widodo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan jantung.
Ia menjelaskan, program Senam Jantung Sehat yang digelar pada kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara rutin setiap Sabtu pertama dan ketiga setiap bulan.
Dalam setiap sesi, peserta tidak hanya mengikuti senam, tetapi juga mendapatkan edukasi dari dokter spesialis jantung, hiburan berupa line dance, serta penyediaan makanan ringan dan minuman.
“Harapannya, masyarakat Kota Kupang dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini demi menjaga kesehatan jantung,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GMIT Kota Baru, Pdt. Febi M.B. Messakh-Frans, S.Th., menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan serta terbentuknya pengurus Klub Jantung Sehat di lingkungan jemaat.
Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan tema pelayanan gereja yang tidak hanya berfokus pada aspek rohani, tetapi juga kesehatan jasmani.
“Kami berharap pelayanan gereja dapat menjangkau lebih luas, melampaui batas-batas internal jemaat, serta memberi dampak nyata bagi masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini terlaksana berkat dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Kupang.
Dalam kesempatan tersebut, dokter Widya Cahya yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kupang dijadwalkan melayani pasien pertama sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan bakti sosial.
Ketua panitia, Nibrod Akbar, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini sangat tinggi. Bahkan sebelum kegiatan dimulai, tercatat sekitar 400 orang telah mendaftar untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan.
“Kami bersyukur kegiatan ini tidak hanya menjangkau jemaat, tetapi juga masyarakat luas yang membutuhkan layanan kesehatan, termasuk akses ke dokter spesialis tanpa prosedur yang rumit,” jelasnya.
Senada dengan itu, Sekretaris Camat Kota Lama, Josephina N. Ungirwalu, berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti di sini, tetapi dapat terus dilakukan di masa mendatang agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan jasmani selain pembinaan rohani,” ujarnya.














