Menjawab Isu Sosial WKRI Samara Tofa Dorong Kaum Muda Bijak Berteknologi

Romo Fariz ingatkan orang muda waspada bahaya prostitusi online dan HIV.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – WKRI DPC Samara Tofa menggelar Diskusi Publik bertema Peduli Kasih, Putus Rantai, Melawan Stigma, Meraih Sehat Guna Menjawab Isu Sosial Dewasa Ini.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, (6/12/2025) di Aula Susteran Canossa ini menjadi wujud komitmen WKRI dalam mengedukasi masyarakat mengenai bahaya dan pencegahan HIV/AIDS, kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta meningkatnya praktik prostitusi online.

Dalam wawancara bersama Radio TIRILOLOK, Romo Fariz Paut menjelaskan bahwa kegiatan ini diadakan sebagai respons atas meningkatnya isu sosial di Kota Kupang. “Kami di WKRI dan Paroki melihat maraknya prostitusi online dan tingginya kasus HIV. Karena itu, kami merasa perlu mengadakan kegiatan ini khusus bagi orang muda di gereja, termasuk para remaja, agar mereka memahami bahaya prostitusi online dan dampaknya terhadap masa depan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga melibatkan para orang tua dan pimpinan KUB. “Kami mengundang Ketua KUB, Ketua Wilayah, dan Dewan Pastoral Paroki agar orang tua dapat membuka pola pikir dalam mendampingi anak-anaknya. Mereka perlu memahami pedagogi digital, penggunaan internet, serta risiko konten seksual di media online,” jelasnya.

Romo Fariz turut mengingatkan anak muda untuk lebih bijak menggunakan teknologi. “Kadang orang tua gaptek dan tidak bisa selalu mendampingi, sehingga anak muda harus lebih bijak memakai gadget, memahami dampak buruk IT, mengetahui apa itu prostitusi online dan HIV/AIDS, serta memilih pergaulan dan komunitas yang positif. Masa depan masih panjang, jadi gunakan teknologi dengan bijaksana,” tutupnya.