Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Radio TIRILOLOK menggelar program Bicara Buku Buku Bicara (B4) dengan membahas buku berjudul Nubanara: Peninggalan Megalitik Masyarakat Lewolema Adonara karya Freddy Tokan pada Minggu, (19/4/2026), di studio Radio TIRILOLOK.
Acara talkshow tersebut menghadirkan Nicholas Machiavelli Oran Wutuk Tokan sebagai narasumber. Dalam dialog interaktif, siswa SMAK Giovanni Kupang itu mengaku baru pertama kali membaca buku nonfiksi setelah sebelumnya lebih sering membaca karya fiksi sejak SMP.
“Ini pertama kalinya saya membaca buku nonfiksi. Sebelumnya saya lebih banyak membaca karya fiksi,” ujarnya.
Ia mengungkapkan ketertarikannya terhadap buku tersebut dipengaruhi oleh latar belakangnya sebagai warga Adonara, sehingga merasa memiliki kedekatan dengan isi pembahasan.
“Karena saya berasal dari Adonara, saya merasa lebih dekat dengan isi buku ini,” ujarnya lagi.
Selain itu, dorongan untuk mengenal budaya lokal Nusa Tenggara Timur melalui karya penulis daerah juga menjadi alasan utama. Ia menilai, keterbatasan ketersediaan buku karya penulis NTT di toko buku di Kupang turut menjadi kendala.
“Buku karya penulis lokal masih cukup sulit ditemukan di toko buku Kupang, ini bisa menghambat perkembangan penulis daerah,” ujarnya.
Melalui isi buku, terungkap bahwa Nubanara bukan sekadar simbol biasa, melainkan simbol sakral yang menjadi pusat kehidupan kampung di Lewolema, Adonara. Keberadaan Nubanara bahkan menjadi penanda eksistensi sebuah kampung.
Penulis, Freddy Tokan, melalui karyanya menekankan pentingnya publikasi hasil penelitian sebagai upaya edukasi kepada masyarakat lokal.
“Tujuannya agar masyarakat lebih mengenal dan menghormati Nubanara sebagai simbol budaya yang memiliki nilai tinggi,” ujarnya.














