Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang menggelar Rapat Evaluasi Tahun Ajaran 2025/2026 sekaligus persiapan memasuki Tahun Ajaran 2026/2027 bagi jenjang SD/MI dan SMP/MTs se-Kota Kupang. Kegiatan yang berlangsung pada 13–14 Juli 2026 di Hotel Sahid T-More, Kota Kupang, diikuti para kepala sekolah dan didukung para pengawas sekolah.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Ernest Ludji, menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dilepaskan dari budaya disiplin dan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten oleh seluruh insan pendidikan.
“Kesuksesan tidak datang secara instan, tetapi karena seseorang terus dilatih dan memiliki disiplin yang tinggi,” ujar Ernest di hadapan peserta rapat.
Ia menekankan bahwa penguatan literasi harus menjadi perhatian serius seluruh guru. Menurutnya, guru tidak hanya berkewajiban mengajar, tetapi juga membangun budaya membaca dan belajar sebagai fondasi peningkatan kualitas pendidikan.
Selain itu, Ernest mengingatkan bahwa disiplin harus lebih dahulu ditunjukkan oleh guru dan tenaga kependidikan sebagai teladan bagi peserta didik.
“Disiplin bukan hanya soal datang tepat waktu, tetapi juga menyangkut disiplin dalam berpakaian, bertutur kata, serta menjaga etika sebagai pendidik, terlebih sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN),” tegasnya.
Rapat evaluasi tersebut juga menjadi forum untuk merefleksikan berbagai capaian, tantangan, serta langkah strategis dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan pada tahun ajaran baru.
Kepala SDI Naimata, Martinus Klau, yang turut mengikuti kegiatan tersebut mengatakan evaluasi pembelajaran memiliki peran penting dalam memastikan proses pendidikan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
“Melalui evaluasi yang tepat, pendidik dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam metode pembelajaran sehingga strategi pengajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik. Evaluasi juga membantu meningkatkan motivasi belajar siswa karena mereka dapat mengetahui perkembangan hasil belajarnya,” kata Martinus.
Ia berharap hasil evaluasi tersebut dapat menjadi pijakan bagi seluruh satuan pendidikan untuk terus melakukan perbaikan secara berkelanjutan, sehingga kualitas pembelajaran di Kota Kupang semakin meningkat.
Kegiatan yang dihadiri kepala sekolah SD/MI, SMP/MTs, serta para pengawas sekolah itu berlangsung dalam semangat peningkatan mutu pendidikan dengan mengusung prinsip pelayanan kepada masyarakat.
Semangat tersebut sejalan dengan motto yang kembali digaungkan dalam forum tersebut, “To Govern Is To Serve” atau “Memerintah Adalah Melayani”, sebagai pengingat bahwa setiap kebijakan dan pelayanan di bidang pendidikan harus berorientasi pada kepentingan peserta didik dan masyarakat.














