Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Bank NTT dalam usia 64 tahun diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi daerah melalui dukungan terhadap sektor produktif, pengembangan UMKM, serta perluasan akses layanan keuangan bagi masyarakat.
Harapan tersebut disampaikan Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena saat ditemui wartawan di Kantor DPRD NTT, Senin (20/7/2026).
Ia menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat ulang tahun kepada Bank NTT sekaligus mendorong bank milik daerah tersebut menjadi kekuatan utama dalam pembangunan ekonomi NTT.
Menurut Melki Laka Lena, Bank NTT harus mampu menjadi jantung perekonomian daerah yang mengalirkan manfaat bagi berbagai sektor pembangunan.
Ia mengatakan, peran Bank NTT perlu semakin diperkuat dalam mendorong ekonomi kerakyatan, terutama melalui dukungan terhadap pelaku UMKM, peningkatan kapasitas produksi, pengembangan hilirisasi, sektor pertambangan, distribusi, hingga pemasaran.
“Dengan harapan Bank NTT semakin kuat dan menjadi bagian penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat, baik melalui UMKM, sektor produktif, maupun berbagai potensi daerah lainnya,” ujarnya.
Melki juga menekankan pentingnya perhatian terhadap sektor pertanian, perkebunan, perikanan, serta berbagai bidang usaha yang mampu memberikan dampak luas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat NTT.
Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur, Charlie Paulus, mengatakan Bank NTT terus melakukan transformasi untuk memperkuat perannya sebagai lembaga keuangan daerah yang mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Menurut Charlie, salah satu fokus utama Bank NTT adalah memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha produktif, khususnya sektor UMKM.
Ia menjelaskan, transformasi tersebut akan diikuti dengan perubahan model bisnis dan penyesuaian struktur organisasi.
Pembentukan sejumlah business center menjadi salah satu strategi untuk memperkuat pengembangan bisnis, sementara kantor cabang utama, cabang pembantu, dan kantor fungsional akan diarahkan untuk meningkatkan pelayanan serta aktivitas penjualan.
Selain penguatan model bisnis, Charlie menyebut revitalisasi kantor layanan juga menjadi bagian dari transformasi Bank NTT. Menurutnya, masih terdapat sejumlah kantor yang perlu dibenahi agar lebih mencerminkan citra lembaga perbankan modern.
“Saudara-saudara kita di Bank NTT membutuhkan kerja sama dari semua pihak. Transformasi ini tidak bisa berjalan sendiri, tetapi harus dilakukan bersama-sama agar pelayanan dan kinerja perusahaan semakin baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, modernisasi jaringan ATM juga menjadi perhatian. Mesin ATM yang sudah berusia lama dan sering mengalami gangguan akan diganti secara bertahap untuk meningkatkan kenyamanan dan kemudahan layanan bagi masyarakat.
Charlie menegaskan, transformasi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun Bank NTT yang lebih modern, profesional, dan kompetitif.
Menurut Charlie, semangat “Bersama Menuju Puncak” menjadi arah pengembangan perusahaan dengan target meningkatkan kualitas pelayanan, pertumbuhan laba, serta membawa Bank NTT menjadi salah satu bank pembangunan daerah terbaik di Indonesia.
Pencapaian target tersebut, kata Charlie, membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari jajaran karyawan, pemegang saham, nasabah, hingga mitra usaha.
Ia juga memastikan peningkatan kesejahteraan karyawan akan menjadi perhatian seiring membaiknya kinerja perusahaan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah efisiensi anggaran dengan memastikan setiap pengeluaran memberikan dampak terhadap penguatan bisnis perusahaan.
Dana yang tersedia akan lebih diarahkan untuk pengembangan usaha, peningkatan pelayanan, investasi infrastruktur, serta pengembangan sumber daya manusia.
Charlie mengakui proses transformasi membutuhkan waktu dan komitmen berkelanjutan. Namun, dengan budaya kerja yang disiplin dan pembenahan menyeluruh, Bank NTT diharapkan mampu tumbuh menjadi lembaga keuangan yang semakin kuat.
“Kerja sama semua unsur sangat penting. Dengan semangat bersama, kita bisa membawa Bank NTT menjadi lebih baik dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.
Melalui berbagai langkah transformasi tersebut, Bank NTT diharapkan tidak hanya menjadi lembaga perbankan yang sehat secara bisnis, tetapi juga menjadi kebanggaan daerah yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.














