HUT ke-64 SMAK Giovanni Kupang, Lomba Cerdas Cermat Jadi Ajang Jaring Bibit Olimpiade

SMA Katolik Giovanni Kupang.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64, SMA Katolik Giovanni Kupang menggelar Lomba Cerdas Cermat bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) bagi siswa kelas X, Rabu (2/9/2026), di Aula SMAK Giovanni Kupang.

Lomba tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT sekolah, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ajang untuk memetakan kemampuan akademik sekaligus menjaring siswa-siswi berbakat yang berpotensi dipersiapkan mengikuti berbagai kompetisi dan olimpiade sains.

Kepala SMAK Giovanni Kupang, Romo Drs. Stefanus Mau, Pr, mengatakan lomba cerdas cermat tahun ini untuk pertama kalinya digelar khusus bagi siswa kelas X.

“Tujuannya untuk mencari bibit-bibit terbaik di bidang IPA dan IPS, sekaligus menunjang program numerasi dan literasi untuk meningkatkan pemahaman siswa,” jelas Stefanus.

Menurut Romo Stef, peserta merupakan siswa kelas X yang baru menyelesaikan pendidikan SMP dan sekitar tiga bulan menjalani proses pembelajaran di tingkat SMA. Kondisi tersebut menjadi momentum bagi sekolah untuk melihat sejauh mana kemampuan dasar akademik para siswa.

“Ini untuk melihat dan menganalisis sejauh mana kemampuan anak-anak kelas X di bidang IPA dan IPS,” ujarnya.

Sebanyak 11 rombongan belajar kelas X ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Peserta kemudian dibagi dalam tim IPA dan IPS. Untuk tahun ini, lomba masih difokuskan secara internal dan belum melibatkan peserta dari luar sekolah.

Romo Stef menjelaskan, hasil lomba nantinya akan menjadi salah satu bahan pertimbangan sekolah dalam mempersiapkan siswa untuk masuk dalam tim olimpiade dan kompetisi sains tingkat nasional.

Bidang yang dipersiapkan antara lain matematika, fisika, kimia, biologi, ekonomi, informatika, geografi serta bidang akademik lainnya.

“Ini sekaligus menjadi langkah persiapan untuk merekrut anak-anak masuk dalam tim olimpiade dan sains nasional,” katanya.

Ia menambahkan, kemampuan peserta terlihat cukup beragam sejak babak pertama. Sekolah akan terus memantau dan mengevaluasi potensi masing-masing siswa untuk menentukan pembinaan lanjutan.

Selain Lomba Cerdas Cermat, rangkaian HUT ke-64 SMAK Giovanni Kupang juga diisi dengan kegiatan pengembangan diri bagi guru dan pegawai, seperti bernyanyi, membaca puisi, band, serta berbagai kreativitas lainnya.

Kegiatan tersebut, kata Romo Stef, menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan dan kekeluargaan seluruh warga sekolah yang selama ini lebih banyak berfokus pada kegiatan siswa.

Rangkaian perayaan juga akan diisi dengan pemeriksaan kesehatan yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi NTT, yang direncanakan berlangsung Jumat pagi, termasuk pemeriksaan terkait diabetes dan lainnya.

Sementara pada Sabtu akan digelar jalan santai sebagai bagian dari kegiatan kebersamaan warga sekolah.

Puncak perayaan HUT ke-64 SMAK Giovanni Kupang dijadwalkan berlangsung 8 September 2026, diawali dengan Perayaan Ekaristi yang melibatkan siswa, guru, dan para undangan, kemudian dilanjutkan dengan berbagai kegiatan hiburan.

Romo Stef menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan HUT tidak hanya bertujuan merayakan usia sekolah, tetapi juga memperkuat semangat persaudaraan dan keberagaman.

Menurut Romo Stef, SMAK Giovanni Kupang memiliki siswa dengan latar belakang agama yang beragam, seperti Katolik, Kristen Protestan, Hindu, Buddha, dan Islam. Keberagaman tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk karakter siswa agar mampu menghargai perbedaan.

“Dari berbagai keberagaman itu, para siswa diberi kesempatan untuk meningkatkan kemampuan di bidang akademik maupun non-akademik, sekaligus mensyukuri ulang tahun sekolah,” katanya.

Ia berharap SMA Katolik Giovanni Kupang terus meningkatkan kualitas pendidikan, baik dalam pembentukan karakter dan akhlak mulia maupun pengembangan akademik dan non-akademik.

“Sekolah ini harus terus bertumbuh menjadi sekolah yang berkualitas dalam karakter, ilmu dan iman, serta menyiapkan peserta didik menjadi pribadi yang berkualitas dan pemimpin di masa yang akan datang,” pungkasnya.