Maumere, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Gubernur Nusa Tenggara Timur Melkiades Laka Lena bersama Bupati Sikka Yuventus Primus dan jajaran yang bertugas di Posko Tanggap Darurat Gempa Flores Kabupaten Sikka mengikuti perayaan Ekaristi Minggu, 23 Agustus 2026.
Perayaan Ekaristi yang berlangsung di posko tanggap darurat tersebut dipimpin oleh Romo Doni Migo, Pr. Ibadah bersama ini menjadi ruang bagi pemerintah, petugas, relawan, dan masyarakat untuk menguatkan iman serta mendoakan seluruh pihak yang terdampak bencana gempa bumi Flores.
Dalam Perayaan Ekaristi, umat secara khusus mendoakan para korban gempa Flores yang meninggal dunia, seluruh masyarakat yang terdampak, serta para relawan dan semua pihak yang bekerja keras dalam penanganan bencana.
Doa juga dipanjatkan bagi para pemimpin daerah, termasuk Gubernur dan Bupati, agar diberikan kebijaksanaan, kekuatan, dan keteguhan dalam memimpin serta mengambil keputusan bagi masyarakat di tengah situasi bencana.
Dalam homilinya, Romo Doni mengajak umat untuk memahami bahwa kesaksian yang paling tepat lahir dari pengalaman langsung. Menurutnya, kesaksian yang hanya didasarkan pada perkataan orang lain tidak memiliki kekuatan yang sama dengan kesaksian dari mereka yang mengalami sendiri suatu peristiwa.
“Kita semua ada di sini dan mengalami langsung. Kebaikan yang kita buat di sini adalah kebaikan yang kita alami sendiri,” demikian pesan Romo Doni dalam homilinya.
Ia mengaitkan pengalaman tersebut dengan kesaksian para rasul yang berani menyampaikan kebenaran karena mereka sendiri mengalami dan menyaksikan secara langsung karya keselamatan Tuhan.
Romo Doni juga menekankan pentingnya iman yang diwujudkan dalam kata dan perbuatan. Iman yang tidak hanya berhenti pada perkataan, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata, menjadi kekuatan yang kokoh dalam menghadapi berbagai situasi kehidupan, termasuk bencana yang sedang dialami masyarakat Flores.
Perayaan Ekaristi di tengah situasi tanggap darurat ini juga mendapat apresiasi dari Uskup. Uskup mengapresiasi inisiatif untuk menyelenggarakan perayaan Ekaristi di Posko Tanggap Darurat sebagai bagian dari upaya menghadirkan penguatan spiritual bagi para petugas, relawan, masyarakat terdampak, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana.
Bagi Pemerintah Provinsi NTT, perayaan Ekaristi di posko tanggap darurat menjadi bagian dari kebersamaan dalam menghadapi situasi bencana.
Di tengah pekerjaan kemanusiaan yang terus berlangsung, doa dan solidaritas menjadi kekuatan untuk terus hadir, bekerja, dan melayani masyarakat yang terdampak gempa Flores.














