HUT ke-64, SMA Katolik Giovanni Kupang Tekankan Penguatan Karakter dan Prestasi Siswa

Together in Diversity, United in Brotherhood, Excelling in Achievement.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – SMA Katolik Giovanni Kupang merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 pada Selasa, (8/9/2026). Perayaan yang mengusung tema “Together in Diversity, United in Brotherhood, Excelling in Achievement” tersebut berlangsung di halaman sekolah.

Rangkaian perayaan HUT diawali dengan Misa Syukur yang dipimpin oleh Romo Arkadius Manek. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan berbagai agenda perayaan bersama keluarga besar SMA Katolik Giovanni Kupang.

Dalam wawancara bersama Radio TIRILOLOK, Kepala SMA Katolik Giovanni Kupang, Romo Drs. Stefanus Mau, Pr, mengatakan momentum HUT ke-64 menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen sekolah dalam membentuk peserta didik yang unggul, baik dari sisi karakter, akademik, maupun nonakademik.

Romo Stef mengatakan sekolah ke depan akan terus memberikan perhatian terhadap pembentukan karakter peserta didik agar mampu menjadi contoh dan teladan, tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di tengah masyarakat.

“Dengan ulang tahun sekolah yang ke-64, harapan ke depan yaitu SMA Katolik Giovanni Kupang semakin lebih baik, terutama dalam konteks karakter anak. Karakter peserta didik harus lebih baik dan menjadi contoh dan teladan, baik di sekolah maupun di tengah masyarakat,” ujarnya.

Selain penguatan karakter, bidang akademik juga menjadi perhatian sekolah. Menurutnya, berbagai kegiatan seperti lomba cerdas cermat menjadi salah satu upaya untuk melatih kemampuan berpikir dan berpikir kritis para peserta didik.

“Dengan adanya penguatan dari dalam melalui lomba-lomba cerdas cermat untuk melatih kecerdasan anak dalam berpikir dan juga berpikir kritis, kita berharap anak-anak SMA Katolik Giovanni Kupang semakin berprestasi dan berkualitas di bidang akademik,” katanya.

Ia menambahkan, sekolah juga terus mengembangkan kemampuan peserta didik di bidang nonakademik sebagai bagian dari persiapan menghadapi kehidupan di masa mendatang.

Menurut Romo Stef, pendidikan yang diberikan tidak hanya berfokus pada karakter, aspek spiritual, dan akademik, tetapi juga kemampuan nonakademik yang dapat menjadi pendukung bagi peserta didik dalam menjalani kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan di SMA.

“Kita mempersiapkan para peserta didik, selain karakter, selain aspek spiritual, selain akademik, tetapi mereka juga di bidang nonakademik sebagai pendukung kehidupan mereka di kemudian hari,” jelasnya.

Ia mengatakan, SMA Katolik Giovanni Kupang terus berupaya mempersiapkan para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri maupun swasta terbaik, sekolah kedinasan, serta menjadi bagian dari institusi TNI dan Polri.

Pada tahun ajaran 2026, SMA Katolik Giovanni Kupang memiliki sekitar 1.100 peserta didik. Jumlah tersebut mencakup siswa program reguler serta peserta didik dari program ADEM 3T dan repatriasi pemerintah.

Romo Stef menjelaskan, keberagaman latar belakang peserta didik menjadi salah satu karakteristik sekolah. Para siswa berasal dari berbagai daerah, termasuk dari sejumlah kabupaten dan kota, Ambon dan Maluku, serta anak-anak dari Malaysia.

Keberagaman tersebut sejalan dengan semangat yang diangkat dalam tema HUT ke-64, yakni membangun kebersamaan dalam keberagaman, mempererat persaudaraan, dan mendorong pencapaian prestasi.

Di akhir wawancara, Romo Stef juga mengharapkan dukungan dan perhatian masyarakat terhadap perkembangan SMA Katolik Giovanni Kupang ke depan.

“Kita juga memohon dukungan dan perhatian serta masukan dari masyarakat untuk perkembangan SMA Katolik Giovanni ke depan,” pungkasnya.