Uskup Agung Kupang Bagikan Kisah Panggilan dan Pelayanan

Voice of Indonesian Bishops.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni, membagikan kisah panggilan, perjalanan pelayanan, dan pengalamannya bersama umat dalam podcast Voice of Indonesian Bishops, Rabu (23/9/2026).

Podcast yang berlangsung di Istana Keuskupan Agung Kupang tersebut dipandu Pater Kasmir Nema, SVD., Ph.D.

Dalam dialog tersebut, Mgr. Hironimus mengenang masa kecil yang dekat dengan kehidupan Gereja.

Sejak duduk di bangku sekolah dasar, keterlibatan sebagai putra altar dan keaktifan dalam kehidupan menggereja telah menjadi bagian dari perjalanan yang kemudian membawanya pada panggilan imamat. Perjalanan sebagai imam muda juga tidak terlepas dari berbagai tantangan, termasuk pengalaman kecelakaan dan proses pemulihan yang dijalaninya.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan hidup yang semakin memperdalam penghayatan terhadap panggilan dan pelayanan.

Mgr. Hironimus Pakaenoni juga berbicara mengenai kekuatan Keuskupan Agung Kupang yang didukung umat dari berbagai daerah dan latar belakang pendidikan. Menurutnya, keragaman sumber daya manusia merupakan potensi yang dapat mendukung karya dan pelayanan Gereja.

Pengalaman pelayanan di wilayah Rote dan daerah perbatasan turut memberikan kesan mendalam, terutama melalui kehangatan umat, semangat persaudaraan, dan kepedulian terhadap keselamatan.

“Yang paling saya rasakan adalah umat itu luar biasa. Dalam situasi yang berat sekalipun, mereka tetap menunjukkan semangat persaudaraan dan kepedulian,” ujar Mgr. Hironimus.

Dalam dialog tersebut, Mgr. Hironimus Pakaenoni juga menaruh perhatian pada keterlibatan orang muda dalam kehidupan Gereja.

Menurutnya, berbagai kegiatan dan wadah pembinaan perlu terus dikembangkan untuk menjaga semangat orang muda agar tetap aktif mengambil bagian dalam pelayanan Gereja.

Pendampingan yang berkelanjutan dinilai penting agar orang muda memiliki ruang untuk bertumbuh, mengembangkan potensi, dan berkontribusi sesuai dengan situasi zaman.

Dari perjalanan panggilan hingga pengalaman pelayanan bersama umat,

Mgr. Hironimus Pakaenoni menegaskan pentingnya persaudaraan, keterlibatan, dan kepedulian sebagai bagian dari kehidupan Gereja. Seluruh umat, termasuk orang muda, memiliki peran dalam menjaga Gereja tetap hidup dan mampu hadir menjawab kebutuhan masyarakat.