Larantuka, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang, melalui Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) menggelar program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di lima desa di Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur, yang melibatkan sebanyak 56 peserta.
Salah satu desa yang menjadi sasaran program MBKM ialah Desa Oringbele. Adapun sejumlah 12 peserta yang ditempatkan di desa ini telah menetapkan 11 program kerja selama 2 bulan. Satu di antaranya adalah program sosialisasi literasi media sosial bagi remaja.
Dalam realisasinya, sosialisasi literasi media sosial itu berlangsung di SMP Negeri 2 Adonara Timur pada Senin (6/5) dan melibatkan 60 pelajar kelas VIII. Orlina Aprimur dan Yoseph Rosaris Mere, dua mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi berkolaborasi dalam memaparkan materi sosialisasi yang secara khusus menyoroti strategi dan etika penggunaan Facebook sebagai pemberdayaan bagi para remaja.
Kepada Radio TIRILOLOK, Orlina menyebut bahwa tujuan pelaksanaan sosialisasi tersebut yakni untuk memberikan pemahaman bagi para remaja, khususnya siswa-siswi SMPN 2 Adonara Timur, agar dapat bersikap bijaksana dan terampil dalam menggunakan media sosial, khususnya Facebook.
Ia berharap bahwa materi literasi media sosial itu dapat dipahami oleh para remaja dan mampu diwujudnyatakan, agar sebagai remaja, mereka dapat memanfaatkan media Facebook sebagaimana mestinya. Melengkapi materi sosialisasi, para peserta diberikan tugas untuk memproduksi konten yang menarik dan diunggah pada akun Facebook masing-masing.
Program MKBM FISIP UNWIRA yang diikuti para mahasiswa dari Program Studi Ilmu Pemerintahan, Ilmu Komunikasi, dan Administrasi Publik itu telah berlangsung selama sebulan dan masih akan berlanjut hingga Juni mendatang, dengan berbagai program kerja yang tepat sasaran bagi masyarakat setempat.














