Gen-Z Bicara, Dampak Positif PDKK dan OMK dalam Gereja Katolik

Generasi Z mempunyai kepedulian kepada Gereja Katolik.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Radio TIRILOLOK menggelar Acara Gen-Z Bicara dengan topik “Dampak Positif Kaum Muda Katolik” yang menampilkan Lidwina Lidya Nifu yang akrab dengan sebutan Lili sebagai Ketua Persekutuan Doa Karismatik Katolik (PDKK) St. Sisilia, dan Aprilia V. Boli dipanggil Lia dari Orang Muda Katolik (OMK) Paroki St. Maria Fatima Taklale. Acara Gen-Z Bicara diselenggarakan di Studio Radio TIRILOLOK pada Rabu, (10/7/2024).

Dalam dialog interaktif, Lili menjelaskan PDKK adalah wadah untuk kehadiran Roh Kudus dalam kehidupan setiap anggotanya. Tujuannya adalah membangkitkan peranan Roh Kudus dalam kehidupan sehari-hari sehingga para pemuda dapat lebih terbuka kepada kasih Tuhan. Berbagai kegiatan dilakukan, termasuk kunjungan ke orang sakit di beberapa rumah sakit lokal seperti Rumah Sakit Siloam, Kartini, Mamami, dan Leona.

Ketua PDKK St. Sisilia menyampaikan bahwa tantangan utama yang dihadapi adalah sulitnya bagi anggota PDKK untuk meluangkan waktu karena kesibukan mereka, serta masih minimnya pemahaman tentang karismatik Katolik di kalangan pemuda gereja. Namun, upaya telah dilakukan dengan bantuan Romo Faris untuk sosialisasi program PDKK di wilayah-wilayah tertentu agar semakin banyak pemuda yang tertarik bergabung.

Lili berharap generasi muda, terutama Generasi Z, akan lebih terbuka dan aktif dalam kontribusi mereka kepada Gereja Katolik.

Selanjutnya, Lia menceritakan makna kegiatan Diocese Youth Day (DYD) Keuskupan Agung Kupang (KAK) yang terinspirasi dari pernyataan Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni, yakni orang muda bukan hanya masa depan gereja, tetapi juga masa kini gereja. Lia mengajak Orang Muda Katolik untuk saling mendukung dan berbagi kisah Gereja Katolik di mana pun mereka berada, mengingat pentingnya Orang Muda Katolik sebagai bagian dari gereja saat ini.

Lia juga memberi pesan kepada Generasi-Z yaitu setiap individu sangat berharga, dan tidak boleh meremehkan prestasi diri sendiri maupun orang lain. Semangat, tekad, dan pertumbuhan dalam ajaran gereja Katolik adalah hal yang selalu harus dijaga dan diperjuangkan.

Tujuan utama dari Orang Muda Katolik adalah melayani Tuhan dan sesama umat.