Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Radio TIRILOLOK mengadakan acara Gen-Z Bicara dengan topik “Belajar Menulis Bersama SMAN 7 Kupang,” yang menghadirkan narasumber Ludovikus A. S. B. Manehat, yang akrab disapa Alfrado, serta Natasa Benu, biasa dikenal sebagai Tasya. Acara Gen-Z Bicara di Studio Radio TIRILOLOK pada Rabu, (2/10/2024).
Acara Gen-Z Bicara juga meluncurkan kumpulan tulisan antologi cerpen dari SMA Negeri 7 Kupang dengan judul “Bukankah Waktu dan Cinta Sekedar Ilusi?”. Buku cerpen disunting oleh Kopong Bunga Lamawuran, Dorsila K. Tamelab, S.Pd, dan Fiktoria Kurniati Fallo, S.Pd.
Dalam dialog interaktif, Alfrado menyampaikan pentingnya menulis bagi anak-anak muda sebagai media untuk mengekspresikan diri. Siswa SMAN 7 Kupang menekankan bahwa hal ini sangat penting bagi Generasi Z yang sehat.
Alfrado juga berpesan kepada Generasi Z untuk terus mengembangkan bakat dan minat mereka, serta melakukan apa yang mereka sukai agar bisa tumbuh menjadi generasi yang sehat.
Sementara itu, Tasya berbagi tentang pengalamannya dalam menulis. Siswa SMAN 7 Kupang mengungkapkan bahwa menulis membantu mengembangkan ide-ide yang didapatkan, meskipun awalnya tidak berani mengungkapkannya secara lisan. Tasya mendorong generasi muda untuk menuangkan inspirasi mereka dalam bentuk tulisan.
Tasya berharap Generasi Z terus berkarya dan menemukan bakat mereka. Siswa SMAN 7 Kupang menekankan pentingnya tidak menyerah meskipun menghadapi kegagalan, dengan mengingat pepatah bahwa jika jatuh 99 kali, bangkitlah 100 kali.
Buku “Bukankah Waktu dan Cinta Sekedar Ilusi?” merupakan hasil karya siswa SMA Negeri 7 Kupang, terdiri dari sebanyak 159 halaman.














