Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Penjabat Wali Kota Kupang, Linus Lusi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan sambutannya dalam debat ketiga Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang dengan tema _‘Pemerintahan Kota Kupang Yang Berintegritas Dan Berkeadilan Sosial Serta Inklusif’_ yang berlangsung Sabtu (23/11/2024) di Hotel Aston Kupang. Acara yang dihadiri oleh unsur Forkopimda, Ketua KPU Kota Kupang, Ismael Manoe bersama para Komisioner dan jajarannya, Ketua Bawaslu Kota Kupang, kelima pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang dan para pendukung
Dalam sambutannya, Pj. Wali Kota menekankan pentingnya demokrasi yang damai dan penuh nilai persaudaraan. “Malam ini, sebuah episode demokrasi telah kita jalani bersama. Perdebatan berbasis permasalahan telah kita simak dengan jelas, dan kini timbul pertanyaan: sejauh mana rakyat mencintai kelima paslon?” ungkapnya.
Beliau juga menyoroti peran vital politisi dan partai politik dalam mewujudkan visi dan misi untuk kemajuan Kota Kupang selama lima tahun ke depan. Namun, menurutnya, masyarakat Kota Kupang mendambakan politisi yang juga bersikap negarawan. “Yang dirindukan masyarakat adalah politisi yang negarawan, yang mementingkan kepentingan masyarakat di atas segalanya,” ujarnya.
Linus Lusi berharap agar siapa pun yang terpilih kelak mampu mengakomodasi gagasan-gagasan yang baik untuk mewujudkan mimpi bersama warga Kota Kupang. Ia juga menyerukan kepada seluruh paslon dan pendukungnya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, serta menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menghormati tahapan-tahapan pemilu yang akan mencapai puncaknya pada 27 November 2024. “Pada tanggal 27 November, melalui perhitungan cepat, tentu kita sudah tahu hasilnya, tetapi Tuhan yang akan menentukan. Kita harus menghormati penetapan KPU sesuai tahapan,” pesannya.
Di akhir sambutannya, Pj. Wali Kota kembali menegaskan komitmen untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman. “Kelima paslon telah mengangkat tangan bersama sebagai tanda persahabatan. Persahabatan jauh lebih baik daripada permusuhan, karena itu hanya akan membawa langkah mundur bagi kehidupan kita di Kota Kupang.”
Sementara itu Ketua KPU Kota Kupang, Ismael Manoe dalam sambutannya menekankan pentingnya kenyamanan sebagai indikator utama pembangunan kota. Hal ini mencakup penegakan hukum, keadilan sosial, kesetaraan, serta iklim investasi yang baik guna menarik kehadiran investor.
Sebagai kesempatan terakhir bagi para paslon untuk menyampaikan program dan meyakinkan pemilih, Ketua KPU Kota Kupang berharap masyarakat dapat menilai paslon yang paling sesuai untuk memimpin Kota Kupang dan masyarakat sudah dapat memetakan pilihan mereka dengan bijak untuk pemungutan suara pada Rabu, 27 November mendatang.
Ismael juga memberikan apresiasi tinggi kepada kelima paslon, para pendukung, dan simpatisan atas komitmen menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian selama masa kampanye. Ia mengimbau agar suasana kondusif ini tetap terjaga hingga masa tenang dan hari pemungutan suara. “Mari kita terus menjaga kesantunan, kesopanan, dan adat istiadat dalam berdebat. Berdebatlah dengan elegan dan dewasa,” tegasnya.
Sebagai penutup, Ketua KPU menyampaikan bahwa setelah debat ketiga ini, akan ada imbauan dari Ketua Bawaslu Kota Kupang dan Kapolresta Kupang Kota serta doa bersama lintas agama untuk menutup masa kampanye. “Mudah-mudahan doa ini membawa kesejukan dan keberkahan, sehingga seluruh tahapan pemilu, termasuk debat sore ini dan puncaknya pada 27 November, berjalan aman, lancar, dan tertib,” tutupnya.














